#beritalampung#beritalampungterkini#wastraaslilampung#kaintapis#dekranasda#g20

Wastra Asli Lampung Dipamerkan dalam Ajang G20

( kata)
Wastra Asli Lampung Dipamerkan dalam Ajang G20
Sejumlah hasil kerajinan perajin binaan Dekranasda Lampung menjadi tenant yang dipamerkan pada kegiatan G20 di Bali. Dok Dekranasda Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung terus memperkenalkan wastra asli Lampung. Hasil karya para perajin lokal tersebut kini dipamerkan di ajang G20 di Bali.

Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal mengatakan pihaknya berkesempatan ikut bergabung pada kegiatan yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia berkat dorongan Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian. "Kami dihubungi langsung Ketua Harian Dekranas Pusat, Ibu Tri Tito, karena budaya Lampung patut dikenalkan ke mata dunia. Apalagi kegiatan kami memang sudah sering di ajang Nasional," katanya, Selasa, 15 November 2022.

Baca juga: Pendaftar Sertifikasi Halal di Lampung Capai 7.147 UMKM 

Dia mengatakan Dekranasda Lampung berkesempatan membuka booth di salah satu tempat yang memang dikhususkan untuk mengenalkan produk asli masing-masing daerah di Indonesia. "Kami bawa wastra dan turunannya, tapi memang yang kami pilih merupakan hasil dari tangan perajin binaan Dekranasda Lampung. Alhamdulillah responsnya baik, bahkan salah satu MC kegiatan G20 menggunakan tapis lampung saat tampil," ujarnya.

Istri Gubernur Lampung itu yakin dengan semakin dikenalnya hasil UMKM Lampung dapat terus menggelorakan produk asli dari Sang Bumi Ruwa Jurai, ditambah memberikan semangat bagi perajin untuk terus berkarya sehingga mendorong perekonomian.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lampung Kusnardi mengatakan dengan adanya tenant wastra asli Lampung dalam kegiatan G20 di Bali diharapkan dapat mengenalkan produk turunan hingga mancanegara. "Ini jadi awal yang baik, kami berharap bisa dilirik negara lain dan bukan tidak mungkin mereka mencari daerah asal produk itu, misal Lampung ya pasti akan koordinasi dengan Dekranasda. Harapannya bisa jadi suvenir dalam ajang dunia tersebut," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar