#viruscorona#wabahcorona#beritalampung

Waspadai Penyebaran Covid-19 di Jalur Darat, Laut, dan Udara

( kata)
Waspadai Penyebaran Covid-19 di Jalur Darat, Laut, dan Udara
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi usai Webinar di Ruang Command Center Dinas Kominfo & Statistik Provinsi Lampung, Senin, 3 Agustus 2020. Lampost.co/Triyadi isworo

Bandar Lampung (Lampost.co): Situasi pandemi covid-19 di Provinsi Lampung masih berlangsung hingga saat ini. Bila dilihat kondisi kesehatan masyarakat dalam dua minggu terakhir berdasarkan angka reproduksi efektif (Rt), berfluktasi antara 0,24 - 3,69 belum stabil sehingga perlu terus waspada.

Secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi pada 18 Maret - 3 Agustus 2020 ada 297 kasus dengan rincian 213 (71,72%) kasus sembuh, 71 (23.91%) kasus dirawat/diisolasi, dan 13 (4,38%) kasus meninggal dunia.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa perlu kewaspadaan pada setiap pintu masuk ke Provinsi Lampung baik darat, laut, dan udara karena diapit oleh provinsi dengan jumlah kasus positif yang tinggi yakni DKI Jakarta, Banten, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.

Adanya relaksasi pada provinsi yang mengapit Lampung dapat memberikan efek pada kembalinya mobilitas penduduk yang pada akhirnya meningkatnya kasus positif. 

"Tantangan Lampung yakni diapit oleh wilayah dengan kasus tinggi, pintu gerbang Sumatera dan mobilitas tinggi," kata Arinal usai webinar sosialisasi pendisiplinan protokol kesehatan, Senin, 3 Agustus 2020.

Ia mengatakan di setiap daerah bisa dimasuki oleh Covid-19. Seperti baru-baru ini di Pesisir Barat dan Mesuji ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh sebab itu di era new normal terus melakukan penerapan protokol kesehatan. Koordinasi dengan kabupaten/kota terus dilakukan agar mampu mengendalikan pandemi Covid-19.

"Saya sudah mengeluarkan peraturan gubernur dan sudah ada sanksinya. Pergubnya disosialisasikan dan langsung dikoreksi oleh bupati/wali kota," katanya.

Arinal mengatakan beberapa upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan diantaranya dengan melakukan penurunan potensi penularan dengan penemuan dini; peningkatan kapasitas dini sistem pelayanan kesehatan;  promotif dan preventif melalui pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat oleh semua pihak; dan penyusunan SOP untuk tempat-tempat yang melaksanakan aktivitas pelayanan publik.

"Monitoring evaluasi khususnya di tempat pelayanan publik dan tempat-tempat umum oleh tim penegakan disiplin pelaksanaan protokol kesehatn san masyarakat," kata Arinal.

Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay mengatakan adanya Peraturan Gubernur Lampung Nomor: 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produkif dan Aman (AKB-M2PA) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) harus benar diterapkan secara baik.

"Adanya Pergub ini seluruh kabupaten/kota dan semua instansi serta masyarakat harus menerapkan SOP kesehatan pencegahan covid 19," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar