tubabapesantren

Waspadai Peminta Sumbangan Atas Nama Pesantren di Tubaba

( kata)
Waspadai Peminta Sumbangan Atas Nama Pesantren di Tubaba
Pamong Tiyuh Candra Jaya dan petugas kepolisian sektor Tulangbawang tengah, mengintrogasi dua anak perempuan yang meminta sumbangan mengatasnamakan perwakilan pondok pesantren, pada Jumat, 10 April 2020).


PANARAGAN (Lampost.co) -- Sejumlah pondok pesantren di kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) resah dengan maraknya orang yang meminta sumbangan mengatasnamakan perwakilan dari yayasan pondok pesantren mereka.

Salah satunya, pondok pesantren MHM kelurahan Dayamurni yang meminta kepada masyarakat supaya lebih hati-hati dan selektif dalam memberikan sumbangan terhadap orang yang mengatasnamakan perwakilan dari yayasan, masjid dan pondok pesantren diwilayah setempat.

"Perlu kami sampaikan, saat ini kami tidak pernah menugaskan siapapun dalam bentuk apapun, yang menggalang dana atas nama pondok pesantren, apa bila ada yang mengatasnamakan pondok kami maka itu diluar tanggung jawab kami," kata, Gus Taufik, mewakili pondok pesantren MHM, Minggu, 4 Oktober 2020.

Sebelumnya, pada, Jumat, 10 April 2020 silam, masyarakat Candra jaya, kecamatan Tulangbawang tengah, mengamankan dua orang anak perempuan pencari sumbangan yang mengaku sebagai untusan dari pondok pesantren Nurul Qur'an Dayamurni.

Namun, setelah diskroscek rupanya yang bersangkutan tidak mencari dana untuk pembangunan pondok pesantren tersebut, melainkan demi kepentingan pribadi, mengingat keduanya masih anak anak, akhirnya mereka dimaafkan dengan ketentuan tidak mengulangi lagi perbuatannya. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar