#penipuan#beritalampung#ojekonline

Waspada Penipuan Berkedok Pembuatan Akun Ojek Online

( kata)
Waspada Penipuan Berkedok Pembuatan Akun Ojek Online
Ilustrasi. Dok/Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Menjadi pengemudi ojek daring belakang ini memang menjadi peluang kerja bagi masyarakat diberbagai kalangan. Selain mendapatkan penghasilan tambahan, menjadi driver online juga bisa mengisi waktu luang oleh beberapa orang yang notabene sudah memiliki pekerjaan.

Namun dengan banyaknya minat masyarakat untuk menjadi driver online, mulai bermunculan kasus adanya oknum yang mengatasnamakan pegawai PT Gojek yang bersedia membuka akun driver dengan membayar biaya sebesar Rp400 ribu untuk tiap akunnya.

Maulana, 24, salah seorang warga Kecamatan Tanjungkarang Barat contohnya. Karena ingin mengisi waktu luang dengan menjadi driver Gocar, ia rela mengeluarkan biaya pendataran tersebut yang sebenarnya adalah penipuan.

"Awalnya memang dia bilang pembuatan akun ini menggunakan pegawai dalam dari PT Gojek, tapi harus membayar sebesar Rp400 ribu," ujar dia Minggu, 12 Januari 2020.

Ia menjelaskan ketertarikannya untuk melakukan transaksi dengan oknum tersebut adalah karena beberapa temannya sudah memiliki akun driver dengan membayar uang pendaftaran yang sama.

"Saya tergiur karena memang teman saya sebelumnya sudah memiliki akun driver dengan membuat akun melalui oknum tersebut. Karena saya sudah sangat percaya saja, tapi ternyata saya dan beberapa teman saya ditipu," kata dia yang merupakan salah seorang mahasiswa di salah satu universitas negeri di Lampung.

Hal serupa dirasakan oleh Febrianto, 28, Ia mengaku bahwa hingga saat ini belum memiliki titik terang dari uang pendaftaran yang telah diserahkan melalui via transfer bank tersebut.

"Saya harap oknum seperti ini jangan bergabung di Gojek, karena akan memberikan dampak negatif ke PT Gojek. Sebab adanya oknum pegawai yang bisa seenaknya menjanjikan akun driver, jadi kami yang mengharapkan pekerjaan malah tidak karuan kejelasannya," ujar dia.

Hal tersebut langsung direspon oleh Corporate Affairs Gojek, Dian. Dalam penjelasannya, Ia mengatakan bahwa pihak Gojek akan terus memperbaiki sistem sehingga kejadian seperti ini kedepannya tidak akan berulang.

"Oknum seperti ini memang kerap melakukan penipuan di beberapa daerah, kami imbau untuk seluruh masyarakat yang berminat menjadi mitra kami agar jangan tergiur dengan janji pembuatan akun driver dengan meminta biaya administrasi," ujar dia saat dihubungi, Minggu, 12 Januari 2020.

Ia mengatakan bahwa sejak awal Gojek tidak pernah memungut biaya pendaftaran mitra. Pelaku telah sepihak menggunakan nama perusahaan dalam konteks yang tidak tepat, sehingga berpotensi mencemarkan nama baik layanan Gojek.

"Sekali lagi kami tegaskan bahwa pendaftaran Gojek bebas biaya. Oleh sebab itu kami menghimbau masyarakat untuk terus waspada atas modus terkait, dan mempersilahkan kepada masyarakat yang merasa tertipu untuk melaporkan oknum tersebut ke pihak berwajib jika memiliki bukti," kata dia.

Ia imbauan bagi masyarakat yang mendapatkan informasi yang meragukan, atau diiming-imingi oleh oknum yang mengatasnamakan Gojek agar dapat menghubungi akun resmi dari Gojek.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar