#BahayaDigitalSurveillance#DewanPers#FISIPUnila

Waspada Bahaya Digital Surveillance

( kata)
Waspada Bahaya <i>Digital Surveillance</i>
Kegiatan kuliah tamu program studi magister Ilmu Komunikasi Universitas Lampung di gedung A FISIP Unila, Sabtu 12 Oktober 2019. (Foto: Firman Luqmanulhakim?Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Semakin aktif masyarakat berinternet semakin banyak data yang diambil platform digital. Hal itu yang disampaikan Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo, dalam kegiatan kuliah tamu program studi magister Ilmu Komunikasi Universitas Lampung di gedung A FISIP Unila, Sabtu 12 Oktober 2019.

Dalam kuliah tamu dengan tema Internet and Digital Surveillance tersebut, Agus mengatakan semakin banyak aktivitas kita menggunakan sosial media semakin banyak aktifitas kita yang terekam.

"Badan intelijen paling canggih saat ini bukan lagi BIN tapi perusahaan platform media seperti google, facebook dan lain lain," kata dia.

Dia menambahkan, dalam dunia digital, setiap individu bertemu dengan individu lain secara langsung tanpa ada sekat pembatas. Menurutnya, platform teknologi merekam semua aktifitas kita dalam menggunakan berbagai platform media sosial.

"Ya kita ini seperti karyawan google yang tidak dibayar. Karena selama kita aktif menggunakan aplikasi mereka secara tidak langsung kita memberikan data kepada mereka secara gratis," ujarnya.

Penggunaan media sosial dan aplikasi seperti goggle maps mampu memberitahu platform, apa saja rutinitas, hobi dan kesukaan individu tersebut.

"Orang Indonesia aktif di twitter, facebook dan sosial media lainnya. Kemudian data ini bisa dijual broker politik tapi fungsi utama sebagai data mentah untuk mesin komputer itu, agar kepintaran dan prediksinya semakin menyamai manusia," katanya.

Hadir dalam kegiatan kuliah tamu ini narasumber lainnya dosen Magister Ilmu Komunikasi Fisip Unila, Abdul Firman Ashaf, ketua prodi Magister Ilmu Komunikasi, Andy Corry Wardhana, sekretaris Prodi Magister Ilmu Komunikasi, Tina Kartika, jajaran dosen dan mahasiswa magister Ilmu Komunikasi angkatan 2016 sampai 2019.

Firman Luqmanulhakim



Berita Terkait



Komentar