#Covid-19#Covid-19indonesia#Vaksin

Wartawan Belum Masuk Prioritas Vaksinasi Covid-19

( kata)
Wartawan Belum Masuk Prioritas Vaksinasi Covid-19
Juru bicara vaksin covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. Dok. Kementerian Kesehatan


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum memasukkan jurnalis sebagai kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 tahap dua. Vaksinasi tahap dua diberikan kepada petugas pelayanan publik, seperti TNI, Polri, hingga kelompok lanjut usia (lansia).

 

“Sementara (jurnalis) belum (masuk prioritas),” kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, kepada Medcom.id, Kamis, 4 Januari 2021.

Nadia mengatakan pemerintah masih membahas target sasaran vaksin covid-19. Pemerintah juga perlu menyesuaikan ketersediaan vaksin.

“Tapi tidak menutup kemungkinan dan diskusi masih terbuka,” papar dia.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengusulkan jurnalis menjadi salah satu sasaran prioritas vaksinasi tahap kedua. Khofifah menilai jurnalis memiliki risiko tinggi tertular virus dalam menjalankan tugasnya.

"Tahap pertama vaksinasi di Jatim memang menempatkan tenaga kesehatan sebagai prioritas. Tahap kedua untuk sektor pelayanan publik, termasuk wartawan. Karena berisiko dalam menyampaikan berita kepada masyarakat saat proses liputan dan hunting (mencari berita)," kata Khofifah di Surabaya, Senin, 1 Februari 2021.

Menurut dia, tidak semua perusahaan media memberikan proteksi kesehatan yang layak untuk para wartawan di masa pandemi. Dia berharap pemerintah bisa merealisasikan usulannya menempatkan wartawan menjadi salah satu prioritas penerima vaksin covid-19.

Winarko







Berita Terkait



Komentar