#gorong-gorongambrol#jalurpenghubung

Warga Way Sulan Berharap Gorong-gorong Penghubung 2 Kecamatan Diperbaiki

( kata)
Warga Way Sulan Berharap Gorong-gorong Penghubung 2 Kecamatan Diperbaiki
Kondisi gorong-gorong penghubung di Desa Pamulihan, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan. Lampost.co/Perdhana Wibysono


Kalianda (Lampost.co) -- Gorong-gorong yang menghubungkan Desa Pamulihan Kecamatan Way Sulan dengan Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, tak kunjung diperbaiki. Padahal, gorong-gorong tersebut ambrol akibat banjir yang melanda daerah setempat pada 2017 silam. 

Masyarakat sekitar memperbaiki dengan cara swadaya menggunakan batang kelapa agar dapat tetap dilewati. Namun, jembatan tersebut hanya bisa dilintasi sepeda motor, sedangkan kendaraan roda empat harus memutar. 

Perbaikan gorong-gorong dengan menggunakan bahan dasar batang kelapa tidak satu kali dilakukan masyarakat.  "Jalur ini merupakan yang terdekat sehingga sangat vital bagi masyarakat," kata Wahyono (48), warga sekitar, Minggu, 1 November 2020.

Masyarakat yang melalui gorong-gorong tersebut untuk beraktivitas merupakan kalangan petani dan pelajar yang berada di dua kecamatan. "Kalau petani mau ke sawah lewat sini sama seperti anak sekolah," ujarnya. 

Kepala Desa Pamulihan Saparudin menjelaskan sejak gorong-gorong terputus akibat banjir, belum pernah ada perbaikan secara permanen. "Belum pernah ada perbaikan permanen oleh pemerintah daerah," ujarnya. 

Usulan perbaikan sudah disampaikan dan sudah beberapa kali proyek perbaikan ditenderkan, namun selalu gagal dan menjadi silpa. "Sudah pernah ditenderkan tapi selalu gagal," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar