resepsihiburancovid-19

Warga Tanjungsari Dilarang Gelar Hiburan Saat Resepsi

( kata)
Warga Tanjungsari Dilarang Gelar Hiburan Saat Resepsi
dok Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengeluarkan larangan adanya hiburan bagi masyarakat yang hendak melaksanakan resepsi pernikahan maupun khitanan.

Larangan tersebut buntut dari adanya teguran keras dari Kapolsek Palas, Iptu Sariakip yang secara tegas menegur Kades Tanjungsari Jarwono di pesta pernikahan salah satu warga beberapa waktu lalu. 

Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, teguran dari Kapolsek itu dilakukan secara terbuka didepan umum dihadapan Bupati Lamsel Nanang Ermanto. 

"Saya larang adanya hiburan disetiap acara hajatan, baik pernikahan maupun khitanan. Bahkan, hanya sound system pun tidak boleh. Saya malu setelah ditegur keras Kapolsek di depan umum dan di depan pak Bupati yang kebetulan menghadiri pesta pernikahan," kata Kepala Desa Tanjungsari Jarwono melalui sambungan telepon, Minggu, 9 Agustus 2020.

Dia mengatakan apapun yang terjadi di desa baik dalam kegiatan pesta atau acara apapun yang melibatkan masyarakat umum, akan berimbas kepadanya selaku orang nomor satu di desa setempat.

"Kenapa demikian, karna saya yang bertanggung jawab penuh yang terjadi di desa. Padahal, kami kurang apalagi dalam menyampaikan imbauan kepada masyarakat. Jadi, larangan ini berlaku untuk semua masyarakat Desa Tanjungsari," kata dia. 

Jarwono mengatakan pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengakuti protokol Kesehatan Covid-19 dalam setiap kegiatan apapun yang melibatkan orang banyak. 

"Silahkan kalau ada masyarakat untuk melaksanakan pesta dengan pengeras suara seadanya. Kemudian, kami minta tolong masyarakat harus tetap ikuti protokol kesehatan Covid-19 dengan jaga jarak, memakai masker dan menyediakan tempat cuci tangan," kata dia. 

Sementara itu, belum lama ini Kanit Intel Polsek Palas, Aipda Ansori mengatakan pihaknya sering kali mengimbau masyarakat yang hendak menggelar pesta agar tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

"Kami meminta kerjasamanya kepada warga yang memiliki niat adakan pesta untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan Covid-19. Apalagi kalau ada tamunya yang berasal dari luar daerah, kita harus menjaga dan mengantisipasi jangan sampai kita terkena Covid-19," kata dia. 
 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar