#KRIMINAL#BERITAWAYKANAN

Warga Simpan Sabu-sabu di Kantong Celana Dibekuk

( kata)
Warga Simpan Sabu-sabu di Kantong Celana Dibekuk
Ilustrasi: Pixabay.com


Way Kanan (Lampost.co) --  Anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan membekuk warga Dusun Kali Tawar, Kampung Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, yang menyimpan sabu-sabu dalam kantong celana depan. 

Kasat Narkoba Polres Way Kanan Iptu Mirga Nurjuanda, menuturkan tersangka berinisial KD (42), warga Dusun Kali Tawar, diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu – sabu dan merupakan target Operasi Antik Krakatau 2021 Polres Way Kanan.

Penangkapan berawal pada Senin, 22 Maret 2021 sekitar pukul 00.10 WIB. Satresnarkoba Polres Way Kanan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di Dusun Kali Tawar Kampung Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan," kata Mirga di Mapolres, Senin siang, 22 Maret 2021.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan langsung menuju Dusun Kali Tawar Kampung Karangan untuk melakukan penyelidikan. Mirga menerangkan pelaku ditangkap saat berada di depan salah satu rumah di Dusun Kali Tawar Kampung Karangan. Laki-laki itu sedang duduk santai di atas motor dan langsung ditangkap tanpa perlawanan.

Saat diperiksa, polisi menyita barang bukti yang ditemukan di dalam kantong celana depan bagian kiri berupa satu bungkus plastik klip bening ukuran kecil yang didalamnya terdapat kristal warna putih diduga sabu-sabu.

Selain itu, pada jok sepeda motor Yamaha Vega R tanpa plat nomor polisi warna hitam milik tersangka ditemukan satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang. Di dalamnya terdapat satu bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisikan kristal putih diduga sabu-sabu dengan berat bruto  0.41 gram.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diduga sabu-sabu dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Tersangka dapat dikenai dengan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun. 
 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar