#perbaikanjalan#infrastruktur#jalanrusak

Warga Sidomulyo Sesalkan Pemerintah Yang Urung Memperbaiki Jalan

( kata)
Warga Sidomulyo Sesalkan Pemerintah Yang Urung Memperbaiki Jalan
Jalan rusak di Sidolmulyo, Lampung Selatan. Lampost.co/Perdhana Wibisono

Kalianda (Lampost.co): Gagalnya pembangunan infrastruktur beberapa ruas jalan di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, membuat masyarakat sekitar kecewa. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, sebelum dirasionalisasi ada 14 kegiatan pembangunan infrastruktur yang anggarannya bersumber dari APBD Lampung Selatan 2020. 

Dari 14 kegiatan yang belum rasionalisasi Dinas PUPR Lampung Selatan, sebanyak 8 kegiatan peningkatan dan pembangunan jalan. Namun, setelah dirasionalisasi hanya 4 kegiatan pembangunan yang tidak ada satupun peningkatan dan pembangunan jalan. 

Setelah mengetahui gagalnya pembangunan dan peningkatan jalan, masyarakat Kecamatan Sidomulyo kecewa, karena ada beberapa ruas jalan yang merupakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya.

"Pastinya kami kecewa, karena gagal diperbaiki," kata Cahyono (45) salah seorang warga setempat, Selasa, 18 Agustus 2020. 

Dijelaskannya, hampir dipastikan seluruh ruas jalan Kabupaten di Kecamatan Sidomulyo kondisinya sudah sangat memperhatikan, aspal mengelupas dan bergelombang. "Ruas jalan kabupaten sudah banyak yang rusak," ujarnya. 

Hal senada diungkap warga lainnya, beberapa proyek infrastruktur yang sifatnya urgensi gagal dibangun, seperti perbaikan irigasi di Desa Sidowaluyo yang timbulkan banjir. "Perbaikan irigasi ini sangat penting, karena warga kebanjiran," kata Rahmat (54).

Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah Lampung Selatan, bisa memprioritaskan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat. "Kalau Pak Bupati rajin datang kasih bantuan, tapi sayangnya pembangunan tidak ada," ujarnya. 

Kepala Desa Sidowaluyo, Haroni menjelaskan ada dua ruas jalan kabupaten yang berada di wilayahnya gagal dibangun tahun 2020 ini. "Ada dua ruas jalan, yang satunya Silpa tahun lalu," kata dia. 

Padahal, kata dia, kedua ruas jalan yang rencananya akan dibangun tahun 2020 ini, sebelumnya sudah diukur oleh konsultan. "Sudah di ukur konsultan, jadi banyak masyarakat yang tanya ke saya," kata dia. 

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Agus Sartono menjelaskan ada dua pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD Lampung Selatan 2020 di Kecamatan Sidomulyo. "Informasi yang saya dapat cuma dua ruas jalan di Desa Seloretno dan Budidaya," kata dia. 

Legislator Partai Amanat Nasional ini menjelaskan gagalnya sejumlah proyek infrastruktur Dinas PUPR di sebabkan anggaran di alihkan untuk penanganan Covid-19 yang mencapai 70%. "Anggarannya banyak di alihkan untuk penanganan Covid-19," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar