#BANJIR#BERITALAMPUNGSELATAN

Warga Sidomulyo Berharap Pemerintah Atasi Banjir 

( kata)
Warga Sidomulyo Berharap Pemerintah Atasi Banjir 
Warga di Desa Sukabanjar dan Talangbaru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, berharap pemerintah mengatasi banjir. (Foto: dok warga)


Kalianda (lampost.co) - - Sebanyak 45 rumah warga di Desa Sukabanjar dan Talangbaru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, berharap pemerintah setempat bisa mengatasi banjir yang merendam dua desa itu pada Rabu 3 Maret 2021 malam. 

Sebanyak 39 rumah warga di Desa Sukabanjar terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 1,5 meter, sedangkan di Desa Talangbaru enam rumah termasuk kantor desa dengan ketinggian air sekitar setengah meter. Banjir di Desa Sukabanjar akibat luapan Way Sandaran, sedangkan di Desa Talangbaru karena luapan Way Campang. 

Masyarakat di kedua desa yang menjadi langganan banjir berharap instansi/dinas terkait bisa mengatasi banjir dengan normalisasi. 

"Kami sangat berharap, pemerintah bisa atasi dan tidak kebanjiran lagi," kata Wahab (51) warga Desa Sukabanjar, Jumat 5 Maret 2021. 

Camat Sidomulyo Rendy Eko Supriyanto menjelaskan berdasarkan hasil pendataan 45 rumah yang terendam banjir. 
"Data sudah kami laporkan ke pimpinan termasuk BPD Lamsel," ujarnya. 

Kedua desa yang bersebelahan itu merupakan wilayah langganan banjir, jika curah hujan tinggi, seperti pada waktu kejadian Rabu malam lalu. 
"Curah hujan tinggi, sungai meluap hingga ke pemukiman," ujarnya. 

Ada dua penyebab banjir Di Desa Talangbaru yakni luapan Way Campang dan ukuran gorong-gorong daerah anak sungai (DAS) yang terlalu kecil. 
"Selain luapan Way Campang, gorong-gorong DAS yang terlalu kecil," kata Kepala Desa Talangbaru, Ahmadi. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir yang terjadi Rabu malam itu. Hanya beberapa berkas pemerintahan desa yang terendam. 

Kepala Desa Sukabanjar Asikin menjelaskan luapan Way Sandaran tidak berlangsung lama, meski ketinggian air mencapai 1,5 meter. 
"Kalau banjir sampai surut biasanya paling lama satu jam," ujarnya. 

Asikin menjelaskan puluhan Kepala Keluarga yang rumahnya terendam banjir sudah dilaporkan ke BPBD Lampung Selatan. 

"Biasanya warga yang kebanjiran dapat bantuan sembako," kata dia. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar