#beritalampung#beritapesawaran#wisata

Warga Sidodadi Bersama Pokdarwis Sulap Hutan Bakau Jadi Lokasi Wisata

( kata)
Warga Sidodadi Bersama Pokdarwis Sulap Hutan Bakau Jadi Lokasi Wisata
Foto: Dok


Pesawaran (Lampost.co): Dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga alam, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidodadi, Kecamatan Telukpandan bersama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa setempat menyulap hutan bakau (mangrove) menjadi lokasi wisata.

Andi Sofiyan selaku Ketua Pokdarwis setempat mengatakan hutan mangrove yang dikelola seluas 10 ha. Untuk menarik minat wisatawan berkunjung pihaknya telah membuat bangunan-bangunan yang dapat menjadi daya tarik wisatawan.

"Saat ini kan anak-anak muda sangat senang dengan lokasi wisata yang unik dan instagramable, makanya kami berusaha menunjukan sisi menarik hutan mangrove ini. Salah satunya dengan membangun replika menara Eiffel (Paris) yang bisa dijadikan background berfoto," ujarnya.

Dia mengatakan dengan adanya hutan mangrove Cuku Nyinyi ini, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan juga bisa tetap menjaga kelestarian alam dan biota laut.

"Pada dasarnya sesuai program Pak Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yaitu one village one destinasi atau satu desa satu wisata, maka dari itu kita selaku Pokdarwis dan penggiat mangrove berinovasi untuk menciptakan wisata edukasi mangrove dengan memanfaatkan sumber daya alam hutan mangrove untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata," ujar dia.

Andi mengatakan untuk mewujudkan harapan tersebut diperlukan dukungan dari pihak-pihak terkait dan bergandengan tangan bersama masyarakat, serta pemerintah desa, mengingat tujuan dari dibuatnya lokasi wisata ini adalah untuk kemajuan bersama.

"Dari konsep yang kami buat tentang ekowisata mangrove ini baru mancapai 25% dan masih jauh dari kata sempurna. Tentunya dengan adanya ekowisata mangrove ini masyarakat semakin peduli dengan hutan mangrove, karena hutan mangrove banyak sekali manfaatnya secara ekologis dan ekonomis untuk manusia juga. Tujuannya juga untuk peningkatan ekonomi masyarakat juga," kata dia.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar