#plazaliving#lingkungan#banjir

Warga Sekitar Proyek Plaza Living Merasa Terteror Banjir 

( kata)
Warga Sekitar Proyek Plaza Living Merasa Terteror Banjir 
Terlihat alat berat beroperasi kembali di proyek pembangunan Plaza Living Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung mengaku khawatir bakal diterjang banjir parah. Pasalnya, sungai di lokasi langganan banjir dan berada di sekitar proyek Plaza Living itu belum dilakukan pengerukan.      

"Khawatir, karena tiap musim hujan sudah banjir," ujar salah satu warga setempat, Rian, Kamis, 12 Agustus 2021. 

Kekhawatiran tersebut terutama di titik sekitaran Jalan ZA. Pagar Alam, tepatnya di depan lokasi pembangunan Plaza Living. Rian menyebut, air sungai kerap meluap dan membanjiri seluruh badan jalan.  

"Karena aliran airnya ke bawah sampai ke arah bypass, sudah pasti pemukiman warga ikut terkena dampaknya," kata dia. 

Baca: Drainase Terdampak Proyek Plaza Living Belum Dikeruk

 

Warga lain yang enggat disebut namanya menyebut tidak bisa berharap banyak dari pengembang Plaza Living. Dia bersama warga setempat berniat melakukan pembersihan sungai secara swadaya.

"Paling tidak sudah kami lakukan secara rutin berupa membersihkan sampah secara gotong-royong," katanya.

Sementara itu, perwakilan dari PT. 328 selaku owner pembangunan Plaza Living, Sumarlin mengatakan, saat ini pihak perusahaan masih fokus pada tahap pendirian pagar keliling di sekitar lokasi proyek. Diperkirakan pengerjaan itu akan memakan waktu sekitar satu bulan.  

"Kami sedang membuat tembok pemagaran lokasi lahan. Sebelumnya sempat tertunda," ujar dia.  

Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung enyebut dokumentasi Amdal dan rekomendasi peil banjir yang kini PT 328 mengamanatkan pembangunan embung dan drainase untuk mengantisipasi banjir. Akan tetapi, sampai saat ini proses tersebut dinilai belum maksimal. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar