#sampah#lingkungan#beritapringsewu

Warga Sekitar Pasar Sukoharjo Keluhkan Tumpukan Sampah Yang Membusuk

( kata)
Warga Sekitar Pasar Sukoharjo Keluhkan Tumpukan Sampah Yang Membusuk
Tumpukan sampah yang meresahkan warga karena bau busuk yang menyengat. Lampost.co/Widodo

Pringsewu (Lampung.co): Warga sekitar Pasar Sukoharjo kesal dengan adanya tumpukan sampah pasar yang menimbulkan bau tak sedap. Lokasi tumpukan sampah yang berada di belakang Pasar Sukoharjo, tepat berhadapan dengan rumah warga yang hanya dibatasi jalan kebon. Akibatnya bau tidak sedap dan menyengat itu terjadi setiap hari.

Cufron Zulkifli, 25, warga setempat mengaku kesal karena setiap hari harus mencium bau busuk sampah didekat rumahnya. "Sebagian warga lingkungan pasar sudah kesal bahkan berencana menyegel tempat sampah tersebut," kata dia, Kamis, 9 Januari 2020.

Dia mengatakan warga kesal karena petugas tidak rutin mengankut sampah, sehingga sampah menumpuk dan berserakan. Menurutnya kekesalan warga atas bau yang ditimbulkan sampah sudah terjadi sejak 2017 lalu. Sebelumnya warga sudah membuat surat somasi dan menolak lokasi tersebut dijadikan tempat sampah, tetapi tidak ada tanggapan dari pemerintah.

Kepala Dinas Koperindag Pringsewu Masykur mengatakan akan mencari solusi untuk mengatasi sampah. "Selayaknya tempat sampah harus dipindah, tetapi kemana," kata Masykur.

Masykur berharap bagi masyarakat yang punya lahan kosong tetapi tidak terlalu jauh dengan pasar, bisa dipertimbangkan untuk menjadi lokasi tempat pembuangan sampah. "Nanti akan koordinasi dengan pemerintahan pekon setempat untuk mencari lahan pengganti tempat sampah yang sekarang," kata dia.

Dia mengatakan sering terlambatnya pengangkutan sampah pasar di wilayah Pringsewu, karena Diskoperindag hanya memiliki dua unit mobil sampah untuk melayani tujuh pasar se-Pringsewu. "Idialnya ada empat mobil sampah, sehingga bisa tiap hari atau minimal dua hari sekali mengambil sampah," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar