#iuranbpjs#bpjskesehatan#mahkamahagung#beritapesal#ekbis

Warga Sambut Suka Cita Pembatalan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

( kata)
Warga Sambut Suka Cita Pembatalan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Ilustrasi. Foto: Medcom

Pesawaran (Lampost.co): Masyarakat Kabupaten Pesawaran menyambut suka cita atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan, tentang pembatalan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).

"Alhamdulillah kalau tidak jadi naik. Keputusan MA kali ini sangat tepat, karena masyarakat tidak semuanya mampu untuk membayar kalau dinaikan iuran BPJS Kesehatan itu," kata Tini, ibu rumah tangga, warga Desa Sukaraja, Selasa, 10 Maret 2020.

Hal serupa juga disampaikan Dian, salah satu warga Kecamatan Telukpandan yang ikut merespon baik putusan MA tersebut. Menurut dia jika kenaikan iuran BPJS Kesehatan terjadi, maka akan sangat memberatkan masyarakat untuk membayarnya.

"Saya punya BPJS Kesehatan Kelas 3. Perekonomian sekarang makin sulit, itu pun tak bisa saya bayar setiap bulan, kadang terbayar kadang tidak. Apalagi jadi naik, saya gak tahu lagi mau bayar pakai apa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Pesawaran, Erwin Yulizar, mengatakan pihaknya belum menerima salinan putusan MA terkait pembatalan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).

"BPJS pusat belum menerima salinan putusan MA, dan pada prinsipnya BPJS di Kabupaten Pesawaran akan mengikuti setiap keputusan resmi dari pemerintah yang nantinya akan diberikan ke kami," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar