#JALAN

Warga Ragukan Kualitas Pembangunan Jalan Nasional di Desa Pemanggilan

( kata)
Warga Ragukan Kualitas Pembangunan Jalan Nasional di Desa Pemanggilan
Kendaraan melintas di jalan yang baru saja diperbaiki di Natar. Febi Herumanika/Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) – Warga Kecamatan Natar memprotes pembanguan infrastruktur jalan lintas menuju bandara internasional Raden Intan II. Sebab, pengaspalan dinilai sangat tipis bahkan tidak sesuai standar jalan nasional.

"Silakan di cek ke lapangan pembanguan yang tengah dikerjakan di tengah perkebunan sawit desa Pemanggilan, apa betul perbaikan jalan nasional begitu tipisnya, sangat wajar jika jalan di Natar ini belum hitungan bulan rusak lagi, " Kata Suwadi, masyarakat Desa Pemanggilan, Natar, Rabu, 02 November 2022.

Suwadi mengatakan pemerintah yang membidangi jalan nasional harus jeli. Jangan jadikan jalan di Kecamatan Natar tempat mencari keuntungan semata. "Perhatikan lah dari bandara Raden Intan sampai ke ke bundaran Hajimea setiap bulan perbaikan, untuk perbaikan itu pakai uang negara pajak dari rakyat," kata dia.

Dia mengatakan hampir setiap pekerjaan di jalan lintas terutama jalan nasional tidak pernah ada masyarakat yang tahu siapa yang mengerjakan, berapa lama pekerjaan dilakukan, berapa anggarannya yang dikeluarkan.

"Apa mungkin anggaran perbaikan itu swadaya, atau dari hasil gotong-royong. Kalau jalan itu menggunakan anggaran negara mohon dijelaskan pasang lah papan pengumuman. Masyarakat protes itu karena tidak mau banyak nyawa melayang akibat jalan rusak," kata dia.

Warga lain Romi, menilai keseriusan pemerintah untuk memperbaiki jalan utama menuju Bandara Raden Intan II diragukan. Sebab, tidak mungkin tiap bulan ada perbaikan. "Berarti kualitas bahan yang digunakan tidak bagus masa setiap lewat ada perbaikan," kata dia.

Dia juga memohon kepada pemerintah untuk memperhatikan penerangan jalan. Pasalnya, salah satu faktor penyebab kejahatan terjadi di jalan raya adalah minimnya penerangan.

"Belum satu bulan ada pembegalan di jalan lintas Natar ini, keluarga korban pun meminta penerangan jalan  itu diperbaiki supaya terjadi lagi kasus pembegalan," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar