#beritalampung#beritalampura#gotongroyong

Warga Pulau Panggung Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung

( kata)
Warga Pulau Panggung Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung
Warga sedang bergotong royong. Lampost.co/Salda Andala


Kotabumi (Lampost.co): Puluhan warga Dusun Sukarame, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara bergotong-royong memperbaiki jembatan gantung yang kondisinya sangat memprihatinkan di desa setempat, Sabtu, 30 Juli 2022.

Dengan alat seadanya puluhan warga mulai dari anak-anak hingga orang tua ikut gotong-royong memperbaiki jembatan yang hanya beralaskan bambu dan papan yang sudah lapuk.

Kegiatan itu rutin warga lakukan karena sudah lebih dari 30 tahun jembatan penghubung warga untuk mengangkut hasil bumi tidak kunjung mendapat perhatian dan perbaikan dari Dinas PU Kabupaten Lampung Utara.

Meski kondisinya memprihatinkan, jembatan yang dinamai Jembatan Ayun Sukarame itu telah berjasa mendukung aktivitas harian warga setempat yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani kopi.

Setiap tahun, warga mengganti papan dan bambu dengan yang baru agar jembatan tetap kuat saat dipijak. Jembatan itu dilalui warga sejak pagi hingga sore setiap harinya.

Jembatan dengan panjang kurang lebih 20 meter itu hanya beralaskan bambu dan papan yang sudah lapuk. Bahkan tali seling yang terbuat dari besi sudah pernah putus.

Sandi Dipayona, pemuda desa setempat, pernah terjatuh ke sungai yang cukup deras beberapa bulan lalu. Saat itu ia terjatuh sedang membawa hasil bumi satu karung kopi menggunakan sepeda motor.

Sandi Dipayona terpaksa di evakuasi warga karena terjatuh bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit. Satu kuwintal kopi miliknya hanyut terbawa arus, padahal panen kopi tersebut hanya satu tahun sekali.

"Terpaksa saya relakan kopi dibawa arus sungai, yang penting saat itu saya bisa selamat dan motor saya alhamdulilah bisa di perbaiki," kata Sandi.

Ia mengatakan jembatan itu merupakan akses satu-satunya jalan warga menuju perkebunan kopi, padi, dan lada. Gotong royong setiap tahun sudah menjadi tradisi warga setempat karena kurangnya perhatian DPRD dan Dinas PU setempat.

"Tapi kami sangat terima kasih dengan kepala Desa Pulau Panggung yang baru terpilih, sudah membuat akses jalan menuju jembatan diperbaiki, tinggal jembatannya saja. Semoga pemerintah tergugah hatinya dan mengucurkan anggaran khusus perbaikan jembatan ini," kata dia.

"Karena kalau pakai Dana Desa (DD) pasti biayanya sangat besar, kalau tidak dibantu dari pusat. Harapan kami agar warga bisa tenang membawa hasil perkebunan ke rumah melalui jembatan ayun ini," sambungnya. 

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar