#korban#lionair#beritalampung#pringsewu

Warga Pringsewu Jadi Korban Pesawat Lion Air JT-610

( kata)
Warga Pringsewu Jadi Korban Pesawat Lion Air JT-610
Eldi dan Rifki bersama.saudaranya menunjukan foto Wahyu di kediamannya. Senin (29/10/2018) sore.(Foto:Lampost/ Widodo)

PRINGSEWU (Lampost.co)--Yulihesti (60) hanya bisa pasrah dan sempat syok saat mendengar anaknya Wahyu Aldila (32) yang tinggal di Pangkal Pinang, menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air, Senin (29/10/2018) pagi.

Yulihesti yang tinggal di Lingkungan III Pringkumpul Kelurahan Prinvsewu Selatan, tepatnya di sebelah Utara Masjid Sobari, sekitar pukul 17.00 mulai di datangi warga sekitar dan saudaranya untuk menyampaikan rasa bela sungkawa.

Wahyu Aldila (32), yang merupakan anak pertama pasangan Rismardi dan Yulihesti, menjadi salah satu korban kecelakaan. Bahkan Wahyu juga mengajak anaknya Xerdan Alfachrizi.

Adik kandung Wahyu, Eldi, saat di temui di kediamannya, menjelaskan dapat informasi kalau kakaknya ikut dalam kecelakaan pesawat langsung dari temen Kak Wahyu yang dari Bengkulu, tadi pagi sekitar pukul 08.30.WIB. 

Menurut Eldi, Wahyu ke Jakarta pada Rabu untuk urusan pekerjaan, usai selesai dan tidak ada keejaan Wahyu langsung nonton timnas Indonesia VS Jepang, beesama Xerdan (5) anaknya. Nah saat perjalan pulang bersama anaknya, terjadilah kecelakaan pesawat.

Eldi menjelaskan saat ini ibunya sudah berankat ke Jakarta dengan peswat pikul 18.30. "Berangkat dari rumah pukul 16.30, ke Jakarta dalam rangka memastikan sekaligus menunggu evakuasi, apakah bisa di temukan atau tidak," katanya.

Dia menyatakan kakanya Wahyu tinggal di Pangkal Pinang untuk bekerja di perusahaan pertambangan timah dan isteri Wahyu, Puteri, yang merupakan warga Pangkal Balak, Pangkal Pinang.

Sebelumnya Wahyu bekerja di Pelindo, Tanjungpriok dan tahun 2011 baru pindah ke Pangkal Pinang. Alumni SMA 2 Prinvsewu ini memiliki dua anak.

Sebelumnya, kata Eldi, ibunya selelu menanyakan cucunya Xerdan ya mungkin sudah lama tidak ketemu. Padahal untuk minggu depan sudah di belikan tiket oleh kakaknya Wahyu untuk ke Pangkal Pinang.

Eldi mengaku, terakhir berkomunikasi dengan kakaknya Wahyu saat Lebaran Haji dan mengantar di bandara.
Ia berharap, kalaupun ketemu jasadnya masih utuh, tetapi.memang kecil kemungkinan selamat. Eldi dan adiknya Rifki, juga akan ke Jakarta pada malam ini dengan travel Lampung Jakarta. 

Wahyu yang merupakan tamatan Guna Dharma Jakarta, jurusan akuntansi, di mata adik-adiknya adalah orang yang tegas, dan suka memberikan arahan, dan enak kalau untuk sharing. 

Widodo

Berita Terkait

Komentar