#narkoba#pesisirbarat

Warga Pesisir Barat Tuntut Seluruh Peratin Tes Urine

( kata)
Warga Pesisir Barat Tuntut Seluruh Peratin Tes Urine
Ilustrasi tes urine. Antara/Suryanto


Krui (Lampost.co) -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) Kabupaten Pesisir Barat merespons banyaknya usulan warga agar diadakan tes urine massal peratin. Belum lama, seorang paratin ditangkap karena memakai sabu-sabu. 

Plt Kepala Dinas PMP Kabupaten Pesisir Barat Edwin setuju. "Usulan bisa diterima. Selaku pimpinan tertinggi di wilayah pekon, peratin mengelola dana desa (DD) setiap tahun harus bekerja maksimal," kata dia, Rabu, 15 September 2021. 

Baca: Apdesi Pesisir Barat Pasang Badan Minta Peratin Terjerat Sabu tak Ditahan

Tapi, Edwin mengingatkan tes urine massal butuh anggaran besar. Jika memungkinkan usulan itu baru bisa diekskusi pada 2022. 

"Kita harus melakukan tes urine ke 116 peratin itu, itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit," kata Edwin. 

Selama ini, kata dia, Pemkab Pesisir Barat  bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) baik pusat maupun provinsi, pihak kepolisian, sangat mendukung kegiatan pemberantasan narkoba.

"Apalagi pemerintah daerah kami, tentu sangat mendukung pemberantasan narkoba," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat menyelenggarakan tes urine dan mengambil sampel rambut dari para peratin di Kabupaten Pesisir Barat untuk diperiksa. Warga khawatir, anggaran transfer pusat seperti DD justru digunakan untuk penyalahgunaan narkoba. 

Salah satu usulan tersebut seperti diunggah akun Yose Palala di media sosial Facebook.

"Peratin terjerat narkoba, APDESI siap pasang badan. Kepada penegak hukum agar pratin2 di pssr barat dilakukan tes urine serentak," tulisnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar