#Haji#kemenag

Warga Pesisir Barat Berharap Aturan Batas Usia Haji Berlaku Sementara

( kata)
Warga Pesisir Barat Berharap Aturan Batas Usia Haji Berlaku Sementara
Kantor Kementerian Agama Pesisir Barat menggelar manasik haji. Dok Humas


Krui (Lampost.co) -- Sejumlah calon jemaah haji asal Pesisir Barat yang gagal berangkat ke tanah suci karena berusia di atas 65 tahun, berharap tahun depan bisa diprioritaskan. Mereka berharap aturan pembatasan usia haji hanya berlaku sementara.


"Ada kecewa, khawatir bercampur harapan, bagaimana kalau seterusnya seperti ini?. Saya berharap aturan ini hanya sementara tahun ini saja. Pemerintah ke depan dapat memprioritaskan untuk jemaah di atas usia 65 tahun," kata Fur (67) seorang warga kecamatan Way Krui, yang telah mendaftar haji bersama istrinya sejak beberapa tahun lalu. Ia menunggu giliran agar dapat diberangkatkan menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah dan Madinah. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Pesisir Barat, Yulizar Andri mengatakan, ada beberapa calon jemaah haji yang berusia di atas 65 tahun asal Pesisir Barat yang tidak bisa berangkat menunaikan ibadah haji 2022, akibat aturan pembatasan usia.

"Aturan itu Pemerintah Saudi yang buat, kita harus siap menerima. Tetapi Seperti usulan Komisi 8 DPRD RI kepada pemerintah beberapa waktu lalu agar tahun depan dapat diprioritaskan untuk jemaah lansia," kata Yulizar, Sabtu, 4 Mei 2022.

Ia menambahkan, sebanyak 39 calon jemaah haji dari Pesisir Barat yang akan menunaikan ibadah haji telah melaksanakan manasik haji. Pihaknya menghimbau agar para jemaah selalu menjaga kesehatan, karena jika sakit atau positif covid-19 bisa menyebabkan ditunda atau batal keberangkatan haji ke tanah suci.

"Calon jemaah haji dari Pesibar ada 39 orang, mereka masuk gelombang kedua bersama jemaah dari Tanggamus, Way Kanan, dan Bandar Lampung. Masuk Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung pada 21 Juni 2022, berangkat tanggal 22 Juni 2022," ungkapnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar