#bencanaalam#longsor#beritapesawaran

Warga Pesawaran Diminta Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

( kata)
Warga Pesawaran Diminta Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Ilustrasi banjir. Lampost.co/Aan Kridolaksono

Pesawaran (Lampost.co): Menghadapi cuaca ekstrem pekan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran meminta kepada masyarakat yang desanya rawan bencana agar dapat lebih siap siaga menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

"Saat ini kan kita baru memiliki beberapa desa yang sudah memiliki anggota desa tanggap bencana. Desa-desa yang sudah punya ini memang desa yang kita anggap rawan bencana," kata Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran Mustari, Selasa, 5 Mei 2020.

Dirinya mengatakan sampai dengan tahun ini Kabupaten Pesawaran telah memiliki 10 desa tanggap bencana. 

"Kalau untuk di tahun ini kita memang tidak melakukan pelatihan. Namun, di tahun depan kemungkinan kegiatan ini akan dilanjutkan lagi," ujarnya.

Dirinya menjelaskan masyarakat desa tanggap bencana yang sudah dilatih dapat membantu masyarakat ketika di desa tersebut terjadi bencana.

"Masyarakat yang sudah dilatih ini, nantinya akan membantu mengevakuasi warga, memberi pemahaman kepada masyarakat agar tidak panik ketika bencana panik," katanya.

Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di daerah yang sering mengalami bencana agar selalu waspada, mengingat cuaca saat ini sering hujan.

"Untuk masyarakat, khusus yang berada di Kecamatan Way Lima, Padangcermin, Way Ratai, dan Kedondong untuk berhati-hati. Karena kita ketahui lokasi yang disebutkan itu pegunungan yang sering mengalami tanah longsor dan juga banjir," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar