KoronacoronavirusprotokolKesehatan

Warga Pertanyakan Longgarnya Protokol Kesehatan di Minimarket

( kata)
Warga Pertanyakan Longgarnya Protokol Kesehatan di Minimarket
Ilustrasi. Antarafoto

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Warga Bandar Lampung mempertanyakan mengenai protokol kesehatan yang ada di minimarket area Bandar Lampung. Pasalnya, dalam laporan warga yang disediakan hanya air beserta sabun cuci tangan.

"Di depan minimarket memang disediakan tempat cuci tangan, tapi gak ada petugas yang mewajibkan, jadi sering saya lihat tuh orang main masuk aja, jadi gagang pintu udah gak steril," ujar seorang warga, Sulis kepada Lampung Post, Senin, 28 September 2020.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tak jarang juga minimarket yang airnya tidak tersedia.

"Jadi cuma wadah airnya sama sabun tuh, tapi airnya kosong. Kalau begitu bikin orang (pengunjung) malas cuci tangan dan abai prokes," katanya.

Ia juga mengimbau, agar pihak minimarket mau menyediakan hand sanitizer. Sehingga nantinya para pengunjung akan dalam keadaan steril saat menyentuh barang di minimarket tersebut.

"Kalau ada hand sanitizer juga lebih bagus lagi, jadi pastiin aman kan tangan steril, kalau pegang-pegang barangnya. Takutnya kan dipegang berkala itu membahayakan," jelasnya.

Warga lain juga mengatakan, jika alangkah baiknya jika minimarket menyediakan air untuk mencuci tangan yang banyak dan juga adanya pegawai minimarket yang mengharuskan pengunjung cuci tangan sebelum dan sesudah berbelanja.

"Lebih aman kalau ada pegawai yang mewajibkan pengunjung itu cuci tangan sebelum dan sesudah masuk minimarket, jadi sama-sama merasa aman dan steril," ujar Sapto. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar