laporanpoldapencurian

Warga Pertanyakan Kelanjutan Laporan Pencurian Pasir ke Polda

( kata)
Warga Pertanyakan Kelanjutan Laporan Pencurian Pasir ke Polda
Foto. Dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Warga Jalan Nyunyai gang ismail baluran Rajabasa, Bandar Lampung, Sudiyanto (49) mempertanyakan kelanjutan laporan pencurian pasir yang menimpa dirinya ke Polda Lampung.

Sebelumnya dia melapor ke Polda Lampung, dengan Surat Laporan Nomor: STTLP/B-1800/XI/2020/LPG/SPKT pada 17 November 2020 lalu yang diterima Ipda Yudhi Chandra.

Sejak 2018 sampai dengan sekarang, lahan pasir miliknya di Dusun Dentebaru Teladas, Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang, kerap dikeruk oleh terlapor Densah dkk tanpa sepengetahuan dirinya.

"Sampai hari ini pencurian pasir tersebut masih dilakukan dan akan dibawa ke Jakarta," kata dia kepada Lampost.co, Kamis, 26 November 2020.

"Sampai habis pasir saya dari dalam lokasi lahan pasir saya, sedangkan dari pihak kepolisian belum ada tindakan," tambah dia.

Menurut pelapor, dia memiliki lahan lebih dari dua hektare tapi yang dia laporkan hanya dua hektare saja. "Saya tahu dan punya bukti-bukti yang kuat untuk melaporkan, makanya saya laporkan ke Polda Lampung," kata Sudiyanto.

Dalam surat laporan dugaan tindak pidana masuk dalam pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 363.

Winarko







Berita Terkait



Komentar