#INFRASTRUKTUR#JALANRUSAK#LAMPUNGSELATAN

Warga Pematangbaru Lamsel Tanam Padi di Jalan karena Tidak Ada Perbaikan 

( kata)
Warga Pematangbaru Lamsel Tanam Padi di Jalan karena Tidak Ada Perbaikan 
Warga Desa Pematangbaru, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, melakukan aksi protes dengan menanam padi di tengah ruas jalan utama desa setempat, Selasa 16 Agustus 2022. (Foto: Istimewa) 


Kalianda (Lampost.co) -- Lantaran tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga Desa Pematangbaru, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menggelar protes dengan menanam padi di tengah ruas jalan utama desa setempat.

Aksi protes itu setelah ruas jalan penghubung Kecamatan Palas, Penengahan, dan Sragi dipenuhi kubangan lumpur usai hujan deras.

Ramli Ramlia, warga setempat mengaku aksi protes masyarakat itu lantaran ruas jalan tersebut tak kunjung diperbaiki. Padahal, ruas jalan itu merupakan satu-satunya akses masyarakat untuk mengangkut hasil bumi.

"Aksi penanaman padi ini murni inisiatif masyarakat. Mereka kecewa jalan tersebut gak pernah diperbaiki. Kerusakan sepanjang 470 meter itu berdampak pada biaya angkut hasil bumi, seperti pertanian," kata dia, Selasa, 16 Agustus 2022.

Baca juga: Petani Mesuji Terganggu Jalan Rusak

Ramli mengaku kerusakan jalan sudah dirasakan masyarakat sejak 2017. Bahkan, ruas jalan tepat di pintu utama desa tersebut hingga kini belum tersentuh perbaikan.

"Sudah lebih dari lima tahun jalan menuju desa kami rusak. Sampai sekarang kerusakannya semakin parah. Semua badan jalan sudah berlubang. Saat turun hujan jalan seperti dipenuhi kubungan," ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Pematangbaru, Muslim Idrus, mengatakan pihaknya telah mengusulkan perbaikan ruas jalan tersebut. Bahkan, ia pernah mengusulkan langsung ke bupati Lamsel.

"Sudah kami usulkan untuk perbaikannya. Kami berharap perbaikan ruas jalan ini bisa terealisasi tahun ini. Untuk itu, kami berharap masyarakat supaya dapat bersabar karena semua buruh proses," ujarnya. 

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar