#RTH#RuangPublik#Panjang#PanajangUtara#BandarLampung

Warga Panjang Utara Gotong Royong Bangun RTH

( kata)
Warga Panjang Utara Gotong Royong Bangun RTH
Masyarakat Pesisir Panjang Utara Bergotong Royong Ciptakan RTH untuk Publik, Jumat (21/9/2018) (Lampost/Febi)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) Sulitnya menemukan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk masyarakat ditengah perkotaan memunculkan inisiatif warga Panjang Utara bersama Mitra Bentala didukung berbagai instansi BUMN mencetuskan ide baru membuat ruang publik di di Pesisir Kelurahan Panjang Utara, Bandar Lampung Jumat (21/9/2018).


Dalam sambutannya Direktur Mitra Bentala Mashabi mengatakan hampir semua pihak mengapresiasi inisiatif warga menetapkan ruang publik ini termasuk Pemda Kota dan pihak BUMN dan Pertamina Panjang.

"Pemerintah yang selama ini agak kesulitan untuk menetapkan ruang publik tetapi dilain pihak ada inisiatif warga justru bisa melakuannya," kata Mashabi.

Kegiatan yang dilakukan ini tertuang dalam amanah UU No.6 th 2014 tentang Penataan ruang, UU no.6 th 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan Perda Kota Bandar Lampung no.10 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang sebangi pedoman penetapannya.

"Mitra Bentala melihat bahwa inisiatif penetapan ruang terbuka publik ini baru pertama ada di Provinsi Lampung," katanya.

Tanggapan juga datang dari Bappeda Kota Bandar Lampung dalam hal ini sekretaris Bappeda sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang telah dilakukanoleh warga, inisiatif ini secara langsung membantu pemerintah dalam hal penyediaan ruang publik.

Begitu juga pihak Swasta Pipmpinan PT.Pertamina Cabang Panjang Satria Firdaus sangat medukung kegiatan lingkunga yang ada disekitar keluraha Panjang Utara dan berdekatan dengan wilayah kerja PT.Pertamina.  

Sementara itu Camat Panjang Ahmad Nur Rizki menyampaikan, agar ruang publik yang ditetapkan oleh Lurah Panjang Utara ini bermanfaat bagi warga sbagai tempat berinteraksi sosiali. "Warga Kelurahan Panjang Utara sangat antusias adanya ruang publik ini sebagi ruang atau tempatinteraksi sosial," katanya.

Sebelumnya kata Mashabi lokasi ini merupakan areal tumpukan sampah pantai dan sedimentasi, dengan secara bergotong royong melalui karang taruna dan didampingi oleh Mitra Bentala semua pihak elemen yang ada di kelurahan Panjang Utara memanfaatkan lahan ini sebagai Ruang Terbuka untuk Publik atau masyarakat.

 

 

Febi Herumanika








Berita Terkait



Komentar