pancarobapalas

Warga Palas Diminta Waspadai Musim Pancaroba

( kata)
Warga Palas Diminta Waspadai Musim Pancaroba
dok Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Masyarakat Kecamatan Palas, Lampung Selatan, diminta mewaspadai serangan penyakit yang muncul di tengah pergantian musim hujan menjadi musim kemarau. Sebab, disaat pancaroba sangat rentan dengan serangan berbagai penyakit. 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas Rosmeli mengatakan pada saat musim pancaroba menyebabkan perubahan suhu dan kelebapan cukup ekstrim. Sehingga, setiap orang sangat rentan akan terserang penyakit dikala perubahan musim ini. 

"Kami juga sudah mulai memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat supaya tetap menjaga kesehatan tubuh menjaga kebersihan lingkungan. Ini kita sampaikan saat Posyandu di desa. Untuk itu, masyarakat dapat mewaspadai serangan penyakit di musim pancaroba saat ini," kata dia. 

Rosmeli mengatakan beberapa penyakit yang rentan muncul dikala peralihan musim, yakni demam berdarah dengue (DBD), Malaria, Diare, dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Keempat penyakit ini tentu sangat rentan menyerang bila kondisi lingkungan tidak bersih dan tubuh tidak bugar.

"Terutama ini ancaman DBD disaat musim pancaroba. Kemudian, masyarakat harus waspada dengan Malaria yang muncul di pergantian musim hujan menuju kemarau. Yang terpenting, Jaga kebersihan dan selalu berolahraga," kata dia. 

Rosmeli menekankan ketika musim pancaroba masyarakat harus rajin menjaga kebersihan, cuci tangan, dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara mengubur barang bekas, menutup dan menguras bak penampungan air.

"Kami khawatir serangan DBD. Sebab, Palas belum lepas dari serangan DBD. Dan itu, dua pekan lalu kasus masih ditemukan di Desa Palasjaya. Mari kita menjaga kebersihan lingkungan, serta menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan," kata dia.

Sementara itu, Camat Palas Rika Wati mengatakan pihaknya berharap kepada masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan selama musim pancaroba. Terlebih saat ini pandemi virus Covid-19 masih berlangsung. 

"Sebelum adanya pandemi virus Covid-19, kita saja tetap waspada dengan musim pancaroba. Apalagi saat ini ditengah pandemi Covid-19 ini. Kita tidak tahu datangnya kapan penyakiy itu. Makanya kita perlu waspada dan mengantisipasinya," kata dia. 

Setiaji Bintang Pamungkas






Berita Terkait



Komentar