#WargaMojokertoDibekuk#GunungSugih#LampungTengah

Warga Mojokerto Dibekuk Setelah Dua Tahunan Buron

( kata)
Warga Mojokerto Dibekuk Setelah Dua Tahunan Buron
Anggota Polsek Padangratu usai menangkap DPO. (Foto humas polres setempat)

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Lebih dari dua tahun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan menjadi buronan polisi, Ari Wibowo (28) berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Padangratu.

Kapolsek Padangratu Kompol Hesbi Fadilah mewakili Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma, Sabtu (19/10/2019) mengatakan Ari Wibowo adalah warga Kampung Mojokerto, Kecamatan Padangratu yang tersangkut kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) pada November 2016 lalu.

Setelah kasusnya ditangani polisi, pelaku lain atas nama Tohari dan Adi Saputra ditangkap dan sudah menjalani hukuman. Sementara Ari Wibowo als Bowo menjadi DPO dengan nomor DPO/24/VI/2017/Reskrim, tanggal 02 Juni 2017.

Kasus yang menjerat Ari berawal dari laporan korban Andri Setiawan (27), warga Kampung Gunung Haji, Pubian Lampung Tengah dengan Nomor laporan : LP/268-B/XI/2016/Sek Patu, tanggal 18 November 2016. Keterangan korban dalam laporan itu menyebut bahwa 1 unit sepeda motor Honda beat yang diparkir di teras rumah korban hilang (raib).

Setelah polisi memperoleh informasi bahwa Ari pulang dari pelarian, Tim Tekab 308 dipimpin oleh Panit 1 Reskrim Ipda Dixko R.A. Subing dan Panit II Reskrim Aiptu Heri Barzani melakukan penyelidikan. "Ketika pelaku dipastikan ada di rumah, polisi menggerebek dan berhasil  menangkap Ari Wibowo als Bowo," kata kapolsek.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku Ari Wibowo als Bowo dijerat  pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun Penjara.

Wahyu Pamungkas



Berita Terkait



Komentar