#pembangunan#proyek#beritalampung

Warga Minta Pekerjaan Jalan Beton di Bypass Dipercepat

( kata)
Warga Minta Pekerjaan Jalan Beton di Bypass Dipercepat
Pembangunan jalan beton di depan SMA Al Kautsar, Bandar Lampung. Foto: Lampost.co/Atika

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pekerjaan pembangunan jalan beton yang dilaksanakan di tiga titik di jalan lintas Sumatera pada Jalan Soekarno-Hatta (bypass) mendapat protes dari masyarakat sekitar jalan tersebut. Karena selain jalan yang berdebu, pekerjaan di anggap terlalu lambat sehingga menutup akses usaha mereka.

Komar (51) salah satu warga yang tinggal di sekitar alan Soekarno-Hatta tersebut merasa resah karena jalan yang di tutup terlalu lama sehingga membuat aktivitas usahanya menjadi tidak jalan. "Saya berdagang makanan ringan untuk menghidupi keluarga saya, karena adanya pekerjaan ini warung saya jadi sepi pembeli. Yang lainpun merasakan hal yang sama, sebab tidak adanya orang yang mau parkir begitu jauh," ujar dia saat ditemui di warungnya, Minggu 15 September 2019.

Selain susahnya akses jalan, warga menyayangkan pembuatan jalan beton ini membuat banyaknya kecelakaan lalu lintas serta jalan yang berebu  sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja PJN I Provinsi Lampung Heru Setiawan menjelaskan bahwa pekerjaan jalan beton tersebut bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. Menurutnya untuk pembangun rekonstruksi seperti jalan beton harus memiliki kesabaran lebih, karena akan mengganggu aktivitas sehari-hari. "Kami mengerjakan pembangunan ini karena banyaknya jalan yang sudah rusak seperti berlubang. Sehingga, menganggapi keluh kesah dari warga kami memohon agar memaklumi karna ini merupakan sebab akibat jika adanya pembangunan," ujar dia.

Karena rencana pembangunan jalan beton ini akan dibangun dari KM 10 jalan lintas Sumatera hingga Tegineneng, maka pihak pemerintah memohon kepada masyarakat untuk bersabar, karena diperkiraan pekerjaan ini akan rampung hingga akhir Desember 2019 untuk di tiga titik yang didahulukan.

Atika Oktaria

Berita Terkait

Komentar