#Kesehatan#WabahDBD

Warga Metro Berharap Pemerintah Cegah DBD Mewabah

( kata)
Warga Metro Berharap Pemerintah Cegah DBD Mewabah
Ilustrasi. Lampost.co

Metro (Lampost.co) -- Warga Jalan AH. Nasution Kelurahan Yosodadi (21a), berharap lingkungannya mendapatkan fogging dari pemerintah setempet. Pasalnya beberapa keluarga di lingkungan itu sudah terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dan menjalani perawatan.

"Sudah dua hari ini, mas Rudi, suami saya dirawat di klinik Permata, juga diduga DBD. Sekitar seminggu yang lalu saya sendiri juga dirawat di klinik Azizah, karena terkena DBD," kata Sri Hartini via ponsel, Kamis, 26 Maret 2020.

Bahkan, kata Hartini, sekitar sebulan lalau tetangganya juga terkena DBD. Oleh karenanya, ia meminta pemerintah setempat melakukan penyemprotan di sekitar kediamannya. Pasalnya, semenjak dirinya terken DBD dan saat ini suaminya juga dirawat akibat dugaan DBD, juga belum ada tindakan penyemprotan dari pemerintah.

Terkait adanya DBD di lokasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla, mengatakan pihaknya berupaya melakukan langkah-langkah pencegahannya. Salah satunya melakukan fogging. "Hingga saat ini tidak ada kendala dalam penanganan DBD di wilayah kerjanya," kata Erla via WA.

Sementara, dari Januari hingga 12 Maret 2020, jumlah kasus DD, DBD, dan Deman Virus mencapai 223. Kemudian kasus DBD sebanyak 137. Sedangkan pemantauan epidemologi dan fogging fokus sudah 134.

Trestyawaty Tondi Nasution, Direktur RSU A. Yani Metro, melalui WA, mengatakan dari Januari hingga Maret 2020, pihaknya memang banyak manangani kasus DBD. Sayangnya saat, disinggung adakah dari sekian pasien DBD yang dirawat meninggal dunia, pihaknya tidak memberikan jawaban.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar