#infrastruktur#jalan

Warga Menggala Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang

( kata)
Warga Menggala Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang
Warga Menggala tanam pohon pisang di jalan berlubang sebagai tanda agar pengendara yang melintas tidak celaka.

Menggala (Lampost.co) – Akibat tak kunjung diperbaiki pemerintah, jalur dua di Kota Menggala, Gunung Sakti, Tulang Bawang ditanami pohon pisang oleh warga setempat. Jalan raya itu terdaptat lubang menganga.

Pantauan Lampost.co, Selasa, 11 Februari 2020, pohon pisang itu ditanam di lubang yang berada di tengah ruas jalan. Jalan alternatif di Kota Menggala tersebut berlubang dan tergenang air pada saat musim penghujan seperti saat ini.

Kerusakan jalan setempat mencapai 100 meter dengan kedalaman lubang yang bervariasi, mulai 10 sampai 15 centimeter. Akibatnya masyarakat Kota Menggala saat melintasi jalan tersebut harus ekstra hati – hati terlebih saat hujan turun.

Tobi (38) warga Menggala, mengaku pohon pisang itu sengaja dipasang sebagai rambu di lokasi jalan rusak itu. Sebab, lubang besar di jalan itu tergenang air sehingga sangat membahayakan.

” Kami sebagai masyarakat Menggala berharap kepada Pemkab Tulangbawang dapat memperbaiki jalan tersebut apalagi saat ini memasuki musim penghujan sangat rawan kecelakaan,"kata dia.

Dimana ruas jalan sepanjang simpang kuburan Gunung Sakti, Menggala sampai tugu selamat datang di Pemkab Tulangbawang saat ini berlubang dan sangat membahayakan masyarakat yang melintas,” katanya.

Pohon pisang itu telah viral di media social. Berbagai komentar pun dilontarkan masyarakat  Tulang Bawang dan sekitarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar