#balapliar#tuba#penertiban#beritalampung

Warga Menggala Minta Bapalan Liar Ditertibkan

( kata)
Warga Menggala Minta Bapalan Liar Ditertibkan
Aksi balap liar dikomplek pemkab Tulangbawang dikeluhkan warga Menggala banyak dikeluhkan warga dan minta aparat kepolisian melakukan penertiban. (Foto:Lampost/Rian P)


MENGGALA (Lampost.co)--Warga Kota Menggala minta aparat kepolisian Tulangbawang secara tegas menertibkan balapan liar menggunakan sepeda motor di jalan komplek Pemkab Tulangbawang yang dilakukan hampir setiap hari sekitar pukul 16.00 hingga pukul 18.00 Wib

"Miris, mereka umumnya anak muda dan tidak menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, seperti tidak gunakan helm. Itu kan cukup berbahaya, terlebih di jalur tersebut berdiri kantor Kejaksaan dan Pengadilan," kata Ridho, warga setempat, Selasa (9/10/2018).

Selain itu, aksi tersebut sangat mengganggu pengguna jalan lainnya, belum lagi suara bising kendaraan memekakkan warga sekitar. Hal ini terjadi sudah lama dan tidak ada tindakan dari aparat berwenang.

"Saya sangat berharap kepolisian secara tegas merazia aksi tersebut, kalo perlu dipimpin langsung oleh Kapolres Tulangbawang biar pada mengetahui adanya balap liar ini karena mereka selain tidak mematuhi peraturan berkendara juga mengganggu ketertiban umum," ujarnya.

Warga lainnya, Novita mengaku cukup terganggu dengan aksi tersebut, sehingga berusaha menghindari jalan yang kerap dijadikan arena balapan liar.
"Saya lebih baik memutar daripada melintas di jalan tempat mereka kumpul dan balapan, walaupun jarak tempuh ke rumah kian jauh," kata dia.
Ia pun mengharapkan penertiban sesegera mungkin sebelum kian bertambah banyak pesertanya.

Aries warga yang tinggal tak jauh dari jalan yang sering digunakan untuk balapan liar itu mengatakan peserta anak muda dan usia belasan tahun, seperti pelajar. "Bisa dilihat dari penampilannya. Selain itu, satu sepeda motor terkadang dinaiki lebih dari seorang dan mereka balapan. Itu cukup berbahaya," katanya.

Rian Pranata







Berita Terkait



Komentar