prokescovid-19

Warga Melanggar Protokol Kesehatan Disanksi Push Up

( kata)
Warga Melanggar Protokol Kesehatan Disanksi <i>Push Up<i/>
Warga yang melanggar prokes disanksi push up. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Tim gabungan Polres Pesawaran bersama dengan TNI, dan Pol PP serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran, menggelar operasi yustisi terkait peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dicantumkan dalam Inpres No 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Dan kegiatan ini juga, disampaikan sesuai surat telegram kapolri nomor : ST / 2608 / IX / OPS.2. / 2020, tanggal 7 September 2020 tentang pembagian masker serentak, dan kampanye jaga jarak serta hindari Kerumunan dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker," jelasnya. Kamis, 17 September 2020.

Ia juga mengatakan, pelaksanaan operasi yustisi dibagi menjadi dua tim. Tim satu yang bertugas di Tugu Pengantin Kecamatan Gedongtataan dan Tim dua melakukan sosialisasi secara mobiel ke lokasi yang menjadi pusat keramaian seperti, Pasar Gedongtaan Desa Sukaraja dan Lapangan Sidototo Desa Kebagusan Kecamatan Gedongtataan. 

"Pada pelaksanaan operasi kali ini, kita menurunkan 35 personil Polres dan Polsek, kemudian 8 personil TNI, 20 personil gabungan Dishub dan Pol PP, yang dibagi menjadi dua tim," ungkapnya.

Pada pelaksanaan hari ini, lanjutnya, pihaknya melakukan penindakan sanksi bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19. "Sanksi yang kita berikan berupa teguran secara lisan maupun tertulis, kemudian menyanyikan lagu nasional dan push up, hal itu dilakukan supaya dapat memberikan efek jera kepada masyarakat bila melanggar protokol kesehatan," tegasnya.

"Pada hari ini kita sudah memberikan sanksi sebanyak 28 orang terdiri dari tindakan fisik berupa push up sebanyak 15 orang, menyanyikan lagu sasional sebanyak 5 orang, dan teguran lisan sebanyak 8 orang," pungkasnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar