krisisairairbersihlampungselatan

Warga Mekarmulya Krisis Air Bersih

( kata)
Warga Mekarmulya Krisis Air Bersih
Sejumlah masyarakat Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat mengambil air bersih disediakan warga setempat, Senin, 4 November 2019. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Krisis air bersih akibat musim kemarau yang kian berkepanjangan mulai dirasakan masyarakat Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Pasalnya, sumur galian milik masyarakat setempat dalam beberapa bulan terakhir mengalami kekeringan.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, Senin, 4 November 2019, masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih mengandalkan sumur bor milik tetangga. Untuk mendapatkan air bersih, mereka berbondong-bondong mengantre untuk mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pipin, salah satu warga Dusun Warasjaya, Desa Mekarmulya mengaku dalam beberapa bulan terakhir masyarakat setempat mengalami kesulitan air bersih. Hal tersebut dikarenakan sumur galian milik masyarakat kekeringan.

"Masyarakat dalam tiga bulan terakhir kesulitan mendapatkan air bersih. Akibatnya, kebutuhan sehari-hari untuk mendi, cuci, kakus, dan lainnya enggak ada. Soalnya sumur galian masyarakat sudah kering," kata dia.

Beruntung, kata Pipin, kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi karena dibantu tetangga yang memiliki sumur bor dengan sumber air banyak. "Alhamdulillah, kebutuhan air bersih untuk sehari-hari bisa terpenuhi berkat dibantu Pak Kumuh. Berkat sumur bornya kami bisa dapatkan air bersih," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarmulya, Rasiwan membenarkan selama musim kemarau yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir masyarakat setempat mengalami krisis air bersih. Bukan hanya sumur warga, pertanian juga alami kekeringan.

"Hampir di setiap dusun mengalami kekeringan. Namun, ada beberapa rumah yang tidak kekeringan karena mereka ada sumur bor dengan mesin sible," kata dia.

Dia mengaku pemerintah desa setempat telah berupaya mengusulkan bantuan sumur bor mesin sible ke Pemkab Lamsel. Bahkan, pihaknya tahun depan akan memberikan bantuan mesin sible kepada masyarakat melalui APBDes 2020.

"Kami sudah mengusulkan bantuan sumur bor ke Pemkab Lamsel. Selain itu, kami juga akan bermusyawarah dengan masyarakat dalam musrenbangdes 2020. Insya Allah, tahun depan akan kami bantu mesin sible," kata dia.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar