#beritalampung#beritabandarlampung#bbm

Warga Masih Perlu Mengantre untuk Mengisi Bahan Bakar Meski Harga BBM Melonjak

( kata)
Warga Masih Perlu Mengantre untuk Mengisi Bahan Bakar Meski Harga BBM Melonjak
Antrean kendaraan bermotor pada SPBU di Jalan Wolter Monginsidi. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah telah resmi menaikan harga beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM). Meski begitu, antrean kendaraan masih nampak memadati di sejumlah SPBU di wilayah Bandar Lampung.

Pantauan Lampost.co, Rabu, 7 September 2022, terpantau puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat mengantre di SPBU Jalan Wolter Monginsidi. Bahkan antrean terlihat dari stan pengisian BBM hingga jalur masuk SPBU.

Selain kendaraan roda 2, kendaraan roda empat juga nampak antre pada stan pengisian BBM jenis pertalite.

Baca juga: Pasutri di Raman Utara Tersambar Petir, Suami Tewas di Tempat

Penampakan yang sama juga terjadi pada SPBU di Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Cut Nyak Dien, dan Jalan P Moh. Noer.

Agung, warga Telukbetung, mengaku sudah keliling ke sejumlah SPBU agar tidak mengantre. Namun, upayanya nihil karena semua SPBU yang dihampirinya selalu ada antrean.

"Saya dari Rajabasa mau ke Teluk, dari sana pom bensin antre semua," kata dia ketika ditemui di SPBU di Jalan Wolter Monginsidi.

Hal tersebut membuat kecewa sejumlah pengendara, terlebih pengemudi ojek online (ojol) karena mesti menunggu lama. Gito, salah satu ojol menyampaikan dirinya berisiko kehilangan penumpang akibat mengantre terlalu lama.

Ia berharap meski terjadi kenaikan harga, pemerintah harus bisa menyediakan stok BBM. Sehingga, masyarakat tidak banyak mengalami kerugian.

"Kalo begini kan rugi banyak kita, udah mahal antre pula," ucapnya.

Diketahui, kenaikan harga BBM resmi berlaku sejak Sabtu, 3 September 2022 lalu. Perubahan harga per liter terjadi pada BBM jenis pertalite dari Rp7.650 menjadi Rp10.000, solar subsidi Rp5.150 menjadi Rp6.800, dan pertamax dari 12.500 menjadi Rp14.500.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar