#jalanrusak#infrastruktur

Warga Mandalasari Keluhkan Kerusakan Jalan Lingkar Desa

( kata)
Warga Mandalasari Keluhkan Kerusakan Jalan Lingkar Desa
Kerusakan gorong-gorong pada ruas jalan lingkar Dusun Telagasari Desa setempat, Selasa 4 Mei 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Masyarakat Dusun Telagasari, Desa Mandalasari, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, mengeluhkan ruas jalan lingkar dusun setempat yang rusak parah. Kerusakan itu berdampak roda perekonomian masyarakat setempat dalam mengangkut hasil pertanian.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, keluhan masyarakat bukan hanya pada kerusakan pada badan jalan, namun gorong-gorong yang ambrol tepat diruas jalan itu menjadi kendala masyarakat.

Seperti yang diungkapkan, Toni (30) salah satu warga setempat. Dia mengaku kerusakan ruas jalan Srikaton itu telah menjadi keluhan masyarakat selama bertahun-tahun. Sebab, jalan tersebut akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian.

“Sudah hampir lima tahun terakhir, Mas jalan ini mengalami kerusakan. Aspal sudah mengelupas dan ditambah lagi gorong-gorong ambrol. Akibatnya warga jadi kesulitan untuk mengangkut padi pada saat musim panen seperti sekarang ini,” kata dia, Selasa, 4 Mei 2021.

Selain itu, kata Toni, jebolnya gorong-gorong tersebut kerap membuat kendaraan pengangkut padi tergulincir. Bahkan, kata dia, pada Minggu, 2 Mei 2021, satu unit truk bermuatan sekam padi terguling menghindari gorong-gorong ambrol tersebut.

“Kiri-kanannya Gorong-gorong sudah jebol, jadi kendaraan roda empat sudah sulit melintas. Dua hari yang lalu saja ada dumtruk bermuatan Sekam padi terguling. Peristiwa semacam ini sudah tiga kali, ada yang amblas, ada yang patah as,” kata dia.

Sementara itu, Penjabat Semantara Kepala Desa Mandalasari, Amar Sumarna mengatakan ruas Jalan Srikaton ini memiliki 1.600 meter tersebut sejak 2018 lalu telah masuk dalam progres pembanguan daerah. Namun, kenyataannya hingga saat ini perbaikan jalan tersebut tak pernah terealisasi.

“Perbaikan sangat diharapkan masyarakat. Desa juga selalu mengajukan perbaikan ke kabupaten, dan jalan ini selalu masuk progres pembangunan. Tapi, kenyataannya sampai sekarang belum ada realisasi, padahal jalan ini jalan utama masyarakat,” kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar