#Kesehatan#VirusKorona

Warga Lamteng Diajak Tingkatkan Imun Tubuh dengan Terapi Rempah

( kata)
Warga Lamteng Diajak Tingkatkan Imun Tubuh dengan Terapi Rempah
Warga Bandarjaya Barat, Lamteng yang sempat terpapar dan kini dalam pemulihan mencoba terapi sauna rempah Nusantara, Sabtu, 7 Agustus 2021. (Foto: Wahyu Pamungkas/Lampost.co)


Gunungsugih (Lampost.co) -- Legislator Lampung Tengah mengajak seluruh warga untuk bergerak mandiri mencegah dan mengobati penularan virus korona. Warga pun dianjurkan mengunakan terapi sauna rempah Nusantara sebagai upaya alternatif.

"Kemarin sejumlah warga di Bandarjaya Barat, Terbanggibesar yang terpapar atau berpotensi terpapar covid-19 difasilitasi untuk menggunakan terapi ini," ujar Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono selaku penggagas terapi tersebut Minggu, 8 Agustus 2021.

Sumarsono mengatakan telah membuat sejumlah bilik sauna yang dihubungkan dengan peralatan yang digunakan untuk merebus rempah-rempah. Beberapa set peralatan sauna sederhana ini kemudian ditempatkan di sejumlah titik agar digunakan untuk terapi sekaligus menjadi contoh.

Ia mengatakan resep rempah-rempah yang digunakan berikut tata cara pengolahan praktisnya juga telah disebarluaskan kepada masyarakat. Ia berharap masing-masing warga dapat bergerak sendiri mencoba membuat alat terapi tersebut berdasarkan contoh yang telah dibuat.   

Menurut Sumarsono, bilik sauna berikut peralatan dan resep rempah yang digunakan merupakan hasil uji coba yang dilakukan di kebun edukasi miliknya. Setelah mencoba sendiri, mengajak orang-orang terdekatnya dan sejumlah warga yang pernah terpapar untuk mencoba.

Menurut Sumarsono,  hal tersebut bukan hal baru. Hal itu sudah dipakai oleh banyak orang pada masa lalu, khususnya saat pergantian musim dan banyak penyakit menyerang. Model terapi ini terbukti efektif meningkatkan imun tubuh dan mengobati berbagai penyakit.

"Terapi ini meningkatkan imunitas. Sejumlah warga yang terpapar dengan skala menengah sampai ringan bisa sembuh. Sauna rempah-rempah sebenarnya sudah ada dari dulu, kita hanya perlu mengingat dan menggunakan kembali ajaran nenek moyang dulu."

Selain mengajak warga untuk secara mandiri membuat dan mengaplikasikan sauna rempah nusantara, Sumarsono mengatakan akan mengupayakan agar tiap-tiap kampung untuk mengaplikasikan model sauna ini.

Marnoto (53), warga Bandarjaya Barat, mengaku sudah dua kali menggunakan terapi rempah tersebut.  Sebelumnya ia merawat dan berinteraksi dengan pasien korona, sehingga berpotensi terpapar. Meskipun hasil ujinya negatif, ia tetap berupaya meningkatkan ketahanan tubuh.

"Badan terasa ringan. Biasanya bangun tidur linu-linu, setelah dua kali sauna berkurang jauh linu-linunya. Hasil tes saya negatif walaupun tadinya merawat istri yang terpapar dan diisolasi di rumah sakit. Ini untuk pencegahan, saya tetap berhati-hati dan menjaga kondisi badan, " kata dia.

Sri Wahyuni (46), mengaku dalam masa pemulihan setelah dinyatakan terpapar. Ia sudah isolasi 20 hari di RS dan 15 hari di rumah. Sejak selesai isolasi, ia berupaya memulihkan diri, salah satunya dengan terapi sauna.

"Sudah dua kali mencoba sauna ini. Makin enak badannya. Kalau bisa bilik sauna ini diperbanyak sama pemerintah. Jadi yang sudah terpapar segera pulih dan yang belum bisa dicegah, " pungkasnya.

Indra, warga lain yang juga sempat terpapar, mengaku sudah lima kali menggunakan sauna Rempah ini selama pemulihan. Ia merasakan badannya semakin sehat. Ia mengajak warga lain yang dalam pemulihan tetapi belum mencoba sauna rempah untuk mencoba.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar