Viruskoronalampungutara

5 Warga Lampura Positif Korona

( kata)
5 Warga Lampura Positif Korona
dok Lampost.co

Kotabumi (Lampost.co) -- Seorang warga asal Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara terkonfirmasi positif covid-19. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Lampung Utara, Sanny Lumi, sekaligus Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi mengatakan warga Lampura yang terpapar virus korona  merupakan pasien kelima.

Sebelumnya, empat orang dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab di Balitbangkes DKI Jakarta. Sehingga jumlah warga Lampura terinfeksi korona saat ini sebanyak 5 orang.

 "Warga tersebut kita sebut sebagai K#5 LU atau warga Lampura positif terkonfirmasi covid-19 yang kelima. Saat ini tim telah melakukan langkah antisipasi dengan menempatkannya di tempat isolasi khusus disediakan pemerintah di Islamic Center Kotabumi, "kata Sanny, Senin, 18 Mei 2020 malam.

Berita Terkait: Bocah 2,8 Tahun di Metro Diduga Terpapar Korona 

Pasien kelima telah menjalani serangkaian tes, guna mengetahui secara pasti virus berada di tubuh warga yang sebelumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG) itu.

Sebab, ia  memiliki riwayat berpergian ke daerah pendemi, yakni Kecamatan Rimbo Kudi, Kabupaten Seluma Kabupaten, Bengkulu. Ia bersama 14 warga Lampura lainnya mengikuti kegiatan keagamaan disana.

"Kita telah melakukan dua kali rapid yang dimulai pada bulan lalu. Dengan hasil non-reaktif dan reaktif melalui rapid tes. Kemudian, diambil sampel hidung dan kerongkongan untuk diuji swab, dan didapatlah hasil positif sebanyak dua kali, "terangnya.

Berita Terkait: Pasien Covid-19 Klaster Temboro Bertambah 6 Orang

Mereka, lanjutnya, tiba di Lampura pada, Minggu, 29 April 2020 menggunakan jalur darat bersama dengan 13 rekannya disana. Menggunakan travel, jurusan Bengkulu-Bukit Kemuning. Lalu, dilanjutkan ke kediamannya yang berada di Kecamatan Bunga Mayang.

"Tim gugus tugas telah melakukan penjemputan untuk dilakukan isolasi ditempat disediakan pemerintah. Guna meminimalisir angka penyebaran wabah penyakit yang betasal dari Wuhan, RRT itu, "pungkasnya.

Dalam laman resmi Pemkab Lampura covid.lampungutarakab.go.id per Senin, 18 Mei 2020 sebanyak 3 orang dalam pemantauan (ODP) dari sebelumnya 7 ODP dan 122 orang selesai pemantauan 14 hari dari sebelumnya 96 (data 21 April 2020).

Lalu, 83 orang tanpa gejala (OTG) dari  sebelumnya hanya 17 OTG. Serta 5 pasien dalam pemantauan, 4 diantaranya menunggal dunia dan 5 orang terkonformasi positif covid-19.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar