#PDP#covid19

Warga Lampung Selatan Meninggal Merupakan PDP

( kata)
Warga Lampung Selatan Meninggal Merupakan PDP
dok Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea dalam siaran persnya menyatakan HA (22), warga Dusun V  Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa, Lamsel yang meninggal dunia merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Nomor 5.

"Tapi, hasil swab tenggorokan baru dapat diketahui 1 minggu kemudian,"ujar Kepala Dinas Kesehatan itu, Senin malam, 13 April 2020.

Menurut Jimmy,  informasi terkait perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan yakni jumlah Orang Dalam Pengawasan dipantau dari Selasa, 31 Maret sampai dengan 13 April  2020 sebanyak 89 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kasus baru 2 orang (Nomor 5 dan Nomor 6 dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 12 orang.

"Untuk PDP Nomor 1, 2 , 3 dan  4 hasil PCR Negatif dan PDP Nomor 5  adalah laki - laki umur 22 tahun yang bersangkutan tanggal 7 April 2020 tiba dari Tanggerang untuk mencari pekerjaan dengan keadaan sehat dan tidak ada keluhan berdasarkan informasi keluarga,"katanya.

Dalam press release yang disampaikan Jimmy, kepada Lampost.co, pada tanggal 11 April 2020 Penderita (HA) mengalami batuk dan demam. Kemudian, HA diantar ayahnya berobat ke dokter praktek mandiri di sekitar Kalianda.

Setelah dicek suhu dalam batas normal 36 c, HA  tidak diberi obat dan disarankan untuk isolasi mandiri. Karena, merasa badannya tidak nyaman, HA dan ayahnya pergi berobat ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Di RSUD Bob Bazar Kalianda HA disarankan untuk idolasi di rumah sakit.

Namun, ayah HA menolak, kemudian mereka pulang atas permintaan sendiri. Padahal, belum senpat diambil rapid test covid 19.

Lalu, jelas Jimmy, pada Minggu, 12 April 2020, sekitar pukul 20.00 WIB, HA mengalami sesak. Esok paginya (Senin,13 April 2020), sekitar pukul 07.00 WIB Keluarga menghubungi perawat desa dan bidan desa. Kemudian, bidan desa menghubungi pihak puskesmas untuk  dirujuk segera ke rumah sakit, belum sempat dirujuk HA sudah meninggal dunia  dunia.

"Kemudian, pihak puskesmas menuju ke rumah duka mengambil jenazah untuk dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda guna otopsi dan pengambilan rapid test serta swab tenggorokan. Setelah itu, jenazah tersebut diperlakukan sesuai protokol penanganan jenasah covid 19 sampai ke proses pemakaman," jelasnya.

Dia menambahkan, PDP Nomor 6 adalah petugas kesehatan yang mengalami gangguan kesehatan. Setelah, ada riwayat kontak dengan kasus konfirmasi yang meninggal dunia.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar