dendasampahlampungbarat

Warga Lambar Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp25 Juta

( kata)
Warga Lambar Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp25 Juta
ilustrasi. Lampost.co


LIWA (Lampost.co) -- Untuk mengatasi permasalahan sampah disepanjang jalan nasional dan provinsi serta di sekitar wilayah kota Liwa, Pemkab Lampung Barat menyurati seluruh camat, peratin dan masyarakat serta para pedagang pasar di wilayah itu.

Kadis Lingkungan Hidup Lampung Barat Ansari, Kamis, 15 Oktober 2020, mengatakan surat edaran itu ditandatangi Sekretaris daerah Akmal Abdul Nasir disampaikan kepada masyarakat, peratin dan camat. Surat edaran itu berisi tentang gerakan aksi pengendalian sampah dalam rangka mengatasi persoalan sampah di Lampung Barat.

Surat edaran itu disampaikan terkait masih ditemukanya tumpukan sampah yang dibuang secara sembarangan. Bahkan ada yang sengaja membuangnya di pinggir-pinggir jalan lintas. Kondisi itu tentu merusak pemandangan.

Adapun isi surat edaran itu yakni tentang sanksi denda sebesar Rp25 juta atau pidana kurungan 3 bulan bagi siapapun yang kedapatan membuang sampah secara sembarangan.

Ia menjelaskan, surat edaran itu disampaikan agar semua masyarakat memahami dan mentaati Perda tentang ketertiban umum pada point larangan membuang sampah sembarangan. Apalagi jika sampahnya dibuang di pinggir jalan lintas nasional dan provinsi sehingga selain menebarkan aroma tidak sedap juga tidak sedap untuk dipandang.

Ia menambahkan, surat edaran itu disampaikan agar kondisi Lambar khususnya kota Liwa ini terjaga dari permasalahan sampah.

"Bagi siapapun yang kedapatan membuang sampah sembarangan silahkan laporkan. Jika yang bersangkutan sudah menerima surat edaran ini maka kita akan berikan sanksi tegas untuk menegakkan Perdanya," kata Ansari.

Untuk saat ini melalui surat edaran ini sifatnya masih sosialisasi tapi setelah surat edaran ini diterima jika kedapatan maka sanksinya akan diterapkan. Ia berharap pihak media juga ikut mendukung.

Penyampaian surat edaran ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar sama-sama menjaga dan melestarikan kebersihan kota Liwa khususnya dan Lambar umumnya.

Ia juga meminta agar masyarakat ikut bertanggungjawab menjaga kebersihan lingkungan. Sebab upaya kebersihan bukan tanggungjawab Pemkab saja akan tetapi tanggungjawab bersama untuk kesehatan bersama.

Penanganan sampah lanjut dia, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat melakukan pemilahan sejak awal antara sampah organik dan non organik.

Selain melalui surat edaran, pihaknya juga telah mengumpulkan seluruh peratin terutama yang berada didaerah perlintasan jalan nasional dan provinsi guna membicarakan bagaimana penanganan dan pengelolaan sampah kedepannya.

Melalui pertemuan itu, lanjut dia, pihak pekon telah merencanakan akan mengelola sampah melalui Bumdes.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar