#listrik#pemasanganbaru

Warga Kotabumi Keluhkan Lambatnya Pemasangan Baru Listrik Untuk Usaha

( kata)
Warga Kotabumi Keluhkan Lambatnya Pemasangan Baru Listrik Untuk Usaha
Kantor PLN Kotabumi. (Foto:Lampost/Fajar Nofrita)


Kotabumi (Lampost.co)--Masyarakat Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara mengeluhkan pelayanan perusahaan listrik negara (PLN) khususnya mereka pemasangan atau pengusaha baru untuk memulai usahanya.

Pasalnya, telah lebih dari tiga bulan melakukan pendaftaran pemasangan listrik untuk membuka usaha namun tidak juga dipasang. Padahal, Presiden Joko Widodo mendorong warga negara Indonesia (WNI) menjadi pengusaha, selain menambah lapangan kerja juga mendorong peningkatan ekonomi di tengah pendemi saat ini, sebut warga.

Afrizal, warga Kotabumi yang membuka usaha pembesaran ayam potong, mengaku sudah membayar Rp18 juta lebih namun belum ada pemasangan.

Belum lagi, itu telah berulang kali dilakukan survey dan menurutnya telah dinyatakan layak, kata warga Kotabumi, Minggu malam, 7 Agustus 2022. Sehingga tidak alasan tidak dipasang, dan menurutnya dia telah memenuhi segala syarat diberikan. Termasuk uang pendaftaran dan hal teknis lainnya.

"Seperti diketahui, untuk usaha yang saya pasang kWH - nya itu 16.500 kWh. Saya buka lewat aplikasi, termasuk pembayarannya," terangnya.

Dan menurut keterangan petugas lapangan, lanjut dia, itu akan segera dikerjakan."Dijanjikan paling lambat satu pekan, tapi janji tinggal janji. Sampai sekarang tidak juga dipasang, sehingga ini cuku mengganggu usaha saya," tambahnya.

Disisi lain, pihak PLN Kotabumi yang dikonfirmasi menolak bila tidak melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pemasangan baru untuk usaha itu. PLN  mengungkapkan pihaknya telah melaksanakan prosedur yang dilaksanakan masyarakat dalam pemasangan baru usaha itu. Namun di lapangan harus memenuhi teknis dan mekanisme yang ada.

"Ya hal ini sudah saya dengar ini dari staf, dan akan ditindak lanjuti," pungkas Lukas,  Kepala PLN Rayon  Buminabung yang membawahi Kotabumi dan sekitarnya.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar