gajah

Warga Korban Amukan Gajah Siap Direlokasi

( kata)
Warga Korban Amukan Gajah Siap Direlokasi
Bangunan milik masyarakat yang dirusak gajah, Sabtu (12/12/2020). (dok)


LIWA (Lampost.co) -- Sebanyak 83 KK korban amukan gajah liar di sejumlah pemangku Pekon Bumihantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat siap untuk direlokasi ke tempat yang baru.

Wakil rakyat asal Suoh, Sugeng Hari Kinaryo Adi, Minggu (13/12/2020), mengatakan masyarakat yang rumahnya rusak akibat konflik dengan gajah diawal November lalu menyambut baik atas rencana Pemkab untuk merelokasi mereka ke tempat yang baru agar lebih aman. 

Kemudian pihak pekon juga sudah menyiapkan lahan untuk memfasilitasi bagi kebutuhan warga untuk direlokasi tersebut. Bagi masyarakat yang belum memiliki tanah maka masyarakat itu dapat membelinya. 

"Yang pasti pihak pekon saat ini sudah menyiapkan lahan untuk lokasi relokasi itu, lokasinya ada di Pekon Sukamarga dan Bumihantatai, Bandarnegeri Suoh," kata Sugeng. 

Setelah masyarakat mendapatkan tanah pekarangan itu maka nanti Pemkab akan membantu pembangunan rumahnya yang akan dilaksanakan melalui program bedah rumah. 

"Karena Pemkab siap membantu melalui program bedah rumah itu maka ke-83 KK yang selama ini bermukim di dalam kawasan TNBBS itu siap untuk direlokasi," kata Sugeng.

Sementara itu, keberadaan gajah liar hingga Minggu (13/12/2020), masih berada di wilayah atas dekat perbatasan Pekon Bumihantatai dengan Sukamarga.

Hingga saat ini rumah masyarakat yang dijebol gajah masih saja bertambah. Bahkan pada Sabtu (12/12/2020), terdapat empat rumah yang dijebol gajah. Namun rumah itu sifatnya hanya untuk tempat tinggal sementara ketika saat musim saja. Sebab pemiliknya tinggal menetap di pekon. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar