#ktp#keluhan#beitalampung

Warga Kemiling Keluhkan KTP Belum Jadi Sejak 2016

( kata)
Warga Kemiling Keluhkan KTP Belum Jadi Sejak 2016
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga Jalan Basukarno, Beringin Jaya, Kemiling, Bandar Lampung mengeluhkan akan kinerja dari pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El), yang diketahui tak kunjung jadi sejak 3 tahun lalu.

Randy (20), warga Kemiling,  Bandar Lampung menceritakan awalnya seusai lakukan perekaman KTP-El itu pada tahun 2016 lalu, dirinya dijanjikan oleh petugas pelayanan KTP akan dikirimkan langsung melalui petugas Kecamatan atau Kelurahan, namun sampai saat ini KTP tak kunjung didapat.

"Tapi sampai sekarang tidak ada KTP yang dijanjikan,  udah lama banget dari tahun 2016 tidak ada kejelasan," ujar dia kepada Lampost.co, Rabu, 20 November 2019.

Karena tidak adanya kepastian itu, Randy sempat menanyakan langsung kepada petugas di Kantor Disdukcapil Bandar Lampung, namun hanya mendapatkan Surat Keterangan (Suket) saja.

"2017 kemarin ke Disdukcapil dikasih kertas pengambilan (Suket), sampai sekarang hanya ditukar-tukar saja kertas pengambilannya itu," kata dia.

Lebih jauh ia menceritakan, informasi terbaru yang dia dapatkan blangko KTP-El Pemkot Bandar Lampung saat ini sedang habis. Kondisi ini bukan hanya terjadi di Bandar Lampung saja tapi juga seluruh Kabupaten dan kota.

"Tapi kenapa saat belum habis tahun 2017 dan 2018, KTP saya juga belum jadi? Apa saya disalip orang dalam, yang duluan dicetakin KTPnya?," ungkapnya heran.

Bukan tanpa alasan Randy mengeluhkan hal tersebut, sebab kerabat dan anggota keluarga yang lainnya telah memiliki KTP-El. Bahkan dari informasi yang dia dapatkan terdapat beberapa rekannya yang memakai jasa calo pembuatan KTP-El melalui oknum petugas Disdukcapil di gedung mall pelayanan satu atap.

"Iya saya kesalnya yang lain sudah jadi yang pakai-pakai uang. Karena disana (gedung satu atap) ada juga petugas yang nawarin cetak KTP cepat," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan dari salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya memang pada Disdukcapil terdapat tindakan pungli seperti calo yang mengurus untuk pembuatan KTP-El agar lebih cepat dari biasanya.

"Oknum ada, ingat aja kejadian dahulu 3 orang petugas Disdukcapil berhenti yang ditangkep langsung sama pak Wali Kota," ungkapnya.

Sampai saat ini tindakan adanya rangkap kerjaan oknum petugas Disdukcapil sebagai calo KTP itu masih saja dilakukan, seperti tidak mengenal kata takut ataupun jera. Karena memang tindakan itu merugikan sebagian pihak, terlebih warga yang mengurus pembuatan KTP-El melalui jalur pribadi.  "Ya itu masih ada,  kirain sudah pada insaf ternyata masih ada lagi,"  pungkasnya.

Disisi lain,  Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung A. Zainuddin belum dapat memberikan komentar terkait adanya keluhan dari warga yang telah 3 tahun KTP-El nya tidak kunjung jadi. Nomor kontak miliknya belum menanggapi panggilan.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar