dermagacanti

Warga Kembali Tolak Pemasangan Plang di Dermaga Canti l

( kata)
Warga Kembali Tolak Pemasangan Plang di Dermaga Canti l
Proses pemasangan plang kepemilikan lahan dermaga canti di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Jumat (14/2/2020). Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- Untuk yang kedua kalinya, pemasangan plang aset kepemilikan lahan Pemkab Lampung Selatan di area Dermaga Canti, Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, diwarnai aksi penolakan dari warga yang mengaku sebagai ahli waris, Jumat, 14 Februari 2020.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, pemasangan plang kepemilikan lahan dermaga canti itu dipimpin langsung Plt Kepala Bagian Umum Pemkab Lamsel Cahyadi, yang didampingi Pemerintahan Kecamatan Rajabasa, Satpol-PP, TNI dan Polri.

Baca juga: Warga Canti Tolak Pemasangan Plang Kepemilikan Lahan Dermaga

Dalam kesempatan itu, Andi Rizal selaku Ahli waris Almarhum Ibrahim Raja Besar mengatakan almarhum kakeknya itu pernah menghibahkan lahan kepada Pemkab Lamsel. Namun, lahan yang dihibahkan itu tidak termasuk pada area Pelabuhan Dermaga Canti.

"Yang dihibahkan oleh kakek saya dulu pada 2011 ada di sebelah barat jalan raya. Akan tetapi, plang yang dipasang oleh Pemkab Lamsel di area Pelabuhan Dermaga Canti. Saya sebagai ahli waris menolak dan meminta plang itu kembali dicabut," katanya.

Andi mengatakan penolakan pemasangan plang itu merupakan yang kedua kalinya. Bahkan, sebelumnya dikabarkan persoalan tersebut akan dimediasi. Namun, hingga kini belum ada pemberitahuan. 

"Pemasangan pertama kami tolak dan katanya akan dilakukan mediasi bersama dengan satu meja. Akan tetapi, pihak kami sampai saat ini belum pernah mendapatkan pemberitahuan. Tiba-tiba datang mau pemasangan plang lagi," kata dia.

Sementara itu Plt Kepala bagian umum Pemkab Lamsel, Cahyadi mengatakan pihaknya memasang plang kepemilikan lahan itu berdasarkan surat kepemilikan lahan dengan nomor Surat AAF 920843-2018 dan AAF 920844-2018.

"Nanti akan kami akan lakukan mediasi kembali. Kemungkinan, Senin akan kami panggil beberapa pihak ahli waris untuk kita rumbukkan bersama," katanya.

Terpisah, Sekertaris Kecamatan Rajabasa, Komaruddin mengatakan pemasangan plang yang di klaim tersebut akan di selesaikan secara kekeluargaan. "Semoga permasalahannya cepat selesai, nanti akan dilakukan musyawarah dari Pemda dan ahli waris," katanya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar