sampahkotabaru

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Tepi Jalan Kotabaru

( kata)
Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Tepi Jalan Kotabaru
Sampah menumpuk di tepi jalan Kotabaru dikeluhkan warga. Lampost.co/Sukisno

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga mengeluhkan tepi jalan jalur dua Kotabaru, Lampung Selatan yang menjadi tempat pembuangan sampah rumah tangga tepatnya samping SPBU Kotabaru,  Desa Waygalih, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan, Kamis, 23 Juli 2020.

Sampah menumpuk dan menimbulkan aroma tak sedap itu sudah berlangsung lama dan tidak mendapat perhatian dari pemerintahan setempat.

Wijanarko (45), warga sekitar mengatakan sudah tiga bulan sampah berserakan menumpuk dan baunya beitu mengganggu pengendara yang melintas. Apalagi pada saat setelah hujan turun bau busuk semakin menyengat.

Menurutnya, hal itu sangat mengganggu pemandangan warga yang melintasi jalan itu. "Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Sampahnya dari rumah tangga dan ada juga yang buang bekas kelapa," ujarnya kepada Lampost.co.

Seharusnya, pemerintah kabupaten turun tangan karena pernah dipasang plang oleh pihak desa tapi tidak membuat orang jera buang sampah dan sekarng sudah gak ada lagi plangnya.  "Dulu saya pernah liat ada plang larangan buang sampah dari desa Waygalih tapi sekarang sudah gak ada," katanya.

Bangun Purba Saputra (28), salah satu pegawai POM Bensin Kotabaru mengungkapkan tumpukan sampah itu sudah ada sejak ia bekerja di pom bensin setempat. "Saya mulai bekerja di sini sekitar 3 bulan sudah ada tumpukan sampah dan mereka buangnya kemungkinan malam hari  atau subuh karena saya keluar sore pagi harinya sudah nambah tumpukan sampahnya," katanya.

Sekretaris Desa Waygalih Amal Aulia mengatakan pihak pemerintah Desa Waygalih sudah pernah kerja bakti dan gotong royong membersihkan sampah dan memasang plang larangan. "Pas bulan Ramadhan kemarin kita kerja bakti dan pasang plang larangan tapi tetep aja masih banyak yang buang sampah," katanya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar