#Infrastruktur#Lampungselatan

Warga Kecewa Perbaikan Jalan di Lamsel Cuma Tambal Sulam 

( kata)
Warga Kecewa Perbaikan Jalan di Lamsel Cuma Tambal Sulam 
Perbaikan Jalan Raya Provinsi Simpang Gayam-Simpanglima, Kecamatan Ketapang, Lamsel hanya disiram material sabes tanpa aspal, Senin, 14 Desember 2020/Lampost.co/Aan Kridolaksono


Kalianda (Lampost.co) -- Kondisi Jalan Raya Simpanglima Kecamatan Ketapang - Simpang Gayam,  Kecamatan Penengahan,  Lampung Selatan (Lamsel) tampak lebih baik ketimbang beberapa bulan lalu. Lubang-lubang besar yang sering menjadi penyebab kecelakaan, sudah ditutup.

Hanya saja, kualitas perbaikan tersebut masih banyak menuai keluhan warga. Paslnya, lubang jalan hanya dibenahi dengan sistem tambal-sulam, bahkan ada juga yang sekedar ditutup material sabes. 

Menurut warga di beberapa desa yang dilalui jalan tersebut, perbaikan dengan sistem tambal-sulam sudah sering dilakukan. Malah, hampir tiap tahun. Tetapi, usia perbaikan tidak pernah panjang karena jalan yang telah ditambal cepat rusak kembali.

“Pertengahan tahun kemarin sebenarnya sudah pernah ditambal, tetapi tidak pernah bertahan lama,” kata Tulus (42) warga Desa Karangsari Kecamatan Ketapang kepada Lampost.co, Senin, 14 Desemner 2020.

Meskipun kurang puas, warga tetap mendukung berterima kasih kepada instansi terkait yang telah menutup lubang-lubang besar di jalan penghubung antarkecamatan tersebut. 
 
“Seharusnya di jalan yang londisinya labil, seperti di area persawahan Desa Tetaan dibuatkan talut dan kualitas jalan ditingkatkan sehingga tidak cepat rusak," ucap Tulus. 

Hal senada diuvapkan Helmi (38),  warga Desa Tetaan Kecamatan Penengahan.  Menurutnya, perbaikan jalan tapal batas Desa Tetaan dengan Desa Karangsari ini hanya meratakan bagian permukaan dengan materal sabes tanpa lapisan aspal. Selebihnya, hanya tambal sulam. 

Ia menilai proyek seperti inilah yang kerap mengecewakan masyarakat. 

"Sebab terkesan dikerjakan asal jadi. Pekerjaan ditinggal begitu saja. Karena itu, kami  meminta kepada Dinas Bina Marga Lamsel bersama kontraktor untuk memperbaiki kembali pekerjaan proyek sesuai spesifikasi atau sesuai yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB)," kata Helmi. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar