#jalanrusak#jalanberlubang#beritalamsel

Warga Kecewa Jalan Poros di Palas Tak Masuk Rencana Pembangunan

( kata)
Warga Kecewa Jalan Poros di Palas Tak Masuk Rencana Pembangunan
Sepeda motor melintasi ruas Jalan Poros Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang tahun ini tidak mendapatkan perbaikan dari Pemkab Lamsel, Selasa (25/2/2020). Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, kembali menanggung rasa kecewa terhadap pembangunan infrastruktur jalan poros kecamatan setempat. Pasalnya, ruas jalan utama Kecamatan Palas tidak masuk dalam rencana pembangunan 2020.

Hal tersebut terungkap saat Musrenbang Kecamatan Palas di Desa Palasaji, beberapa hari yang lalu. Dalam pemaparan pembangunan infrastruktur di wilayah itu, Pemkab Lamsel tidak menganggarkan perbaikan jalan poros Kecamatan Palas.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas Selamet membenarkan bila tahun ini ruas jalan simpang Palas-simpang kenaat itu tidak masuk dalam anggaran pembangunan 2020. Padahal, pihaknya telah berusaha mengusulkan perbaikan ruas penghubung antarkecamatan tersebut.

"Kami enggak tahu kenapa kok gak masuk dalam program pembangunan 2020.  Padahal perbaikan sepanjang 6,5 kilo meter mulai Simpang Kenaat – Simpang Palas sudah kami ajukan pada 2019 lalu. Yang masuk cuma pembangunan drainase jalan saja," kata dia, Selasa, 25 Februari 2020.

Meski demikian, kata Selamet, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Lampung Selatan agar perbaikan jalan poros tersebut masuk dalam APBD perubahan 2020. "Kami sudah menghadap ke Dinas PUPR Lamsel agar perbaikan jalan ini diupayakan masuk dalam APBD perubahan," ujarnya.

Sementara itu, Ranusi, salah satu tokoh masyarakat Desa Sukaraja mengatakan dirinya bersama masyarakat menyayangkan ruas jalan poros Kecamatan Palas tahun ini tidak mendapatkan perhatian. Padahal, kondisi ruas jalan itu rusak parah.

"Bahkan, beberapa bulan lalu sempat masyarakat melakukan aksi memancing ikan di jalan itu. Kami sangat kecewa bila ruas jalan poros tidak diperbaiki tahun ini," kata dia.

Sementara itu, Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto mengatakan pihaknya ingin memastikam terlebih dahulu status ruas jalan poros Kecamatan Palas itu, apakah Jalan Provinsi atau Jalan Kabupaten. Untuk itu, pihaknya akan croscek dulu dengan Dinas PUPR Lamsel terkait status ruas jalan itu.

"Kalau memang itu milik jalan kabupaten, jelas akan kami perbaiki nanti. Tapi, yang terpenting kami imbau masyarakat agar tetap menjaga saluran drainase di jalan poros itu agar airnya tidak ke jalan supaya kualitas jalannya tetap terjaga," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, sebagian besar pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Palas pada 2020 mendatang merupakan proyek di 2019 yang belum terealisasi.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar