#kriminal#pencurian#beritawaykanan

Warga Kartajaya Ditangkap Usai Curi Mesin Sedot Pasir

( kata)
Warga Kartajaya Ditangkap Usai Curi Mesin Sedot Pasir
Poto Dokumentasi Polsek Negara Batin.

WAY KANAN (Lampost.co) – Unit reskrim Polsek Negarabatin menangkap AB (17), pelaku pencurian mesin sedot pasir, di Kampung Sarijaya, Kecamatan Negarabatin, Kabupaten Way Kanan. Pelaku ditangkap aparat tanpa perlawanan.

“Pelaku kami tangkap berkat indormasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku pada Kamis, 28 November 2019, sekitar pukul 13.00. Petugas meyelidik kemudian mengamakan pelaku tanpa perlawanan,” ujar Pjs Kapolsek Negarabatin IPTU Santoso, Senin, 2 Desember 2019.

Ia menerangkan AB dibekuk aparat terkait kasus pencurian mesin sedot pasir di kebun sawit milik Marsono di Kampung Sarijaya, Kecamatan Negarabatin, Kabupaten Way Kanan. Pelaku beraksi pada Kamis, 12 September 2019, sekitar pukul 08.30.

Saat itu korban berada di rumah menerima telepon karyawannya, Eko. Eko menanyakan keberadaan mesin sedot pasir yang tidak ada di tempat. Merasa tidak membawa pulang mesin pasirnya, Marsono memastikan keberadaan mesin di kebun. Rupanya benar ia mendapati mesin tersebut hilang dicuri.

“Marsono kemudian melapor kepada petugas Polsek Negarabatin. Akibat pencurian itu korban rugi Rp5 juta. Hasil penyelidikan petugas mengarah kepada pelaku berinisial AB. Pelaku pun akhirnya berhasil kami tangkap.”

Pelaku AB, merupakan warga Kampung Kartajaya, Kecamatan Negarabatin, Kabupaten Way Kanan. Barang bukti satu unit mesin sedot pasir dan satu kunci ring 19 diamankan di Polsek Negarabatin guna penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku dapat diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” ungkapnya.

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar