jembatan

Warga Harapkan Perbaikan Jembatan Gantung Abung Tinggi

( kata)
Warga Harapkan Perbaikan Jembatan Gantung Abung Tinggi
Warga melintas dialiran Way (sungai) Abung pasca ambruknya jembatan Gantung, Dusun Sukarame, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Rabu, 19 Agustus 2020. Lampung Post/Fajar Nofitra

KOTABUMI (Lampost.co) -- Aktivitas perekonomian masyarakat Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, dipastikan terganggu setelah putusnya jembatan gantung penghubung antardesa di Dusun Sukarame.

Menurut warga setempat, jembatan gantung tersebut selama ini menjadi akses utama menuju tempat produksi hasil pertanian. Mereka berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan. Pasalnya masyarakat mengandalkan jembatan gantung itu untuk munuju lahan pertaniannya atau kebun.

Baca juga: Jembatan Gantung Putus, 3 Warga Abung Tinggi Tercebur ke Sungai

"Ya begini lah nasib kami, sejak ambruknya jembatan gantung harus melalui jalur. Mau gimana lagi, apalagi umur kami ini sudah tidak muda lagi sehingga cukup kesulitan. Padahal ini adalah akses utama masyarakat menuju ke kebunnya, kami berharap pemerintah bisa peka memperbaikkinya karena tak ada jalan lain," ujar Mardia (54), Rabu, 19 Agustus 2020.

Sementara warga lainnya, Ajat (35), mengungkapkan pasca-ambruknya jembatan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat menuju tempat produksi hasil pertanian, cukup kesulitan. Khususnya mereka orang-orang tua, dan anak kecil. Ia berharap pemerintah atau pun donatur dapat memberikan perhatian, hingga saat ini masyarakat telah berupaya melalui swadaya untuk memperbaikki jembatan ayun yang selama beberapa dekade menjadi akses utama masyarakat menuju lahan pertaniannya.

"Kami berharap dapat segera diperbaiki karena ini adalah akses utama masyarakat. Untuk saat ini warga swadaya dengan cara mengumpulkan sumbangan mereka memiliki rasa sosial dan kebersamaan, jadi kami tidak berharap bila dapat harus diperbaiki," imbuh tokoh masyarakat sekaligus pemuda disana, Aang (35).

Sementara itu Camat Abung Tinggi, Mansuri, menambahkan pembangunan jembatan telah menjadi prioritas pembangunan setempat. Namun, terkendala dengan penyebaran covid-19, sehingga harus menunggu tahun berikutnya.

"Tapi itu sudah menjadi prioritas, kita berdoa semoga wabah ini dapat segera selesai. Sehingga pembangunan dapat terus dilaksanakan di Desa Pulau Panggung," pungkasnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar