#ppkm#pesawaran

Warga Gedongtataan Ditegur Kapolsek karena Gelar Hajatan Tanpa Prokes

( kata)
Warga Gedongtataan Ditegur Kapolsek karena Gelar Hajatan Tanpa Prokes
Petugas kepolisian saat memberikan teguran dan pemahaman kepada tuan hajat di Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Minggu, 25 Juli 2021. Dok Polsek


Pesawaran (Lampost.co) -- Kepolisian Sektor (Polsek) Gedongtataan menegur warga Desa Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan yang menggelar acara resepsi pernikahan tanpa penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Pesawaran. 

Kapolsek Gedongtataan Kompol Hapran mengatakan, berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati Pesawaran Nomor 04 tahun 2021 acara resepsi diperbolehkan dengan syarat pemberlakuan prokes yang ketat.

"Tuan hajat harus menyiapkan tempat cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta kapasitas tamu tidak melebihi dari 50 orang," katanya, Minggu, 25 Juli 2021.

Baca: 25 Nakes di RSUD Pesawaran Isolasi Mandiri

 

Kapolsek juga mengimbau agar para petugas berkenan memberikan penjelasan kepada penyelenggara secara humanis dan santun. 

"Sesuai dengan perintah pimpinan, dalam menertibkan masyarakat di tengah pandemi seperti ini harus dengan cara santun dan humanis," ujar dia. 

Dia mengimbau agar warga mau bersama-sama menciptakan kesadaran terhadap pentingnya penerapan prokes demi menyudahi penularan covid-19.

"Jika warga semakin sadar akan bahayanya virus korona, maka Kabupaten Pesawaran dapat segera keluar dari zona merah," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar