Proyektender

Warga Dukung Penuh Proyek Bencana Hingga Selesai

( kata)
Warga Dukung Penuh Proyek Bencana Hingga Selesai
Proyek penimbunan jalan sepanjang 800 meter. Lampost.co/Merwan

PANARAGAN (Lampost.co) --- Masyarakat tiga tiyuh yang terdampak pembangunan proyek bencana senilai Rp6,5 miliar di Tiyuh Bandardewa mengucapkan terimakasih kepada pemkab telah memprioritaskan proyek bantuan pemerintah pusat di wilayah setempat.

Masyarakat menilai, kegiatan penimbunan jalan sepanjang 800 meter tersebut sangat dinantikan masyarakat, mengingat jalan penghubung tiyuh Panaragan, Bandardewa, dan Menggala Mas tersebut acapkali terendam banjir karena berada ditepian aliran waykiri.

"Penimbunan jalan ini menjadi keluhan menahun yang diharapkan masyarakat. Dengan masuknya proyek ini disambut baik masyarakat di tiga tiyuh ini. Makanya, masyarakat mendukung penuh kegiatan ini hingga selesai," ujar Camat Tulangbawang Tengah Achmad Nazaruddin kepada lampost.co, Selasa, 22 September 2020.

Meskipun demikian, kata Nazar, aparatur tiyuh dan masyarakat tetap meminta rekanan dapat mengedepankan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi dan bestek.

"Masyarakat tiga tiyuh yang terdampak tetap melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini agar menghasilkan pekerjaan sesuai dengan diharapkan," kata dia.

Dia mengakui sebelum pekerjaan dilakukan pemkab melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) setempat didampingi rekanan dan pihak kecamatan telah meminta izin kepada masyarakat tiga tiyuh terdampak untuk melaksanakan kegiatan penimbunan dan memohon maaf karena aktifitas masyarakat akan terganggu akibat proyek tersebut.

"Artinya, tidak ada masyarakat yang menolak meskipun tidak ada gantirugi terhadap lahan pekarangan yang terimbas. Namun, masyarakat meminta rekanan tetap harus menyiapkan jalan alternatif menuju panaragan dan ini sudah disiapkan rekanan," kata dia.

Dia mengakui berdasarkan gambar kegiatan, jalan tersebut akan dibetton mulai dari simpang jembatan Panaragan-Bandardewa. Bahkan, tepian tebing akan dibangun talud penahan badan jalan disepanjang jalan tersebut.

"Tinggi timbunan mencapai satu meter ditambah cor betton. Makanya, tugu selamat datang di Bandardewa terpaksa dirobohkan karena akan menggangu pekerjaan dan aktifitas lalulintas jika jalan selesai dibetton," ungkapnya.

Sementara kegiatan serupa juga dilakukan ditiyuh gedungratu, Tulangbawang Udik dengan nilai kegiatan sebesar Rp5,7 miliar. Kegiatan difokuskan disekitar jembatan tiyuh gedungratu yang menghubungan tubaba dengan wilayah waykanan. Dititik tersebut dilakukan penimbunan sepanjang satu kilometer lebih dengan ketinggan bervariasi 50 cm sampai satu meter.

"Kegiatan dititik ini tidak ada pekerjaan cor betton, setelah ditimbun hanya dihampar batu sabes," ujar Azwar, pengawas kegiatan tersebut.

Winarko



Berita Terkait



Komentar